Posts

Showing posts from April, 2016

Jero Wacik : Hukum Saya Jika Memang Bersalah

Image
Setiap kali mengikuti pemberitaan tentang seorang pejabat yang berperkara sering saya berfikir apakah masih ada keadilan di negara tercinta ini? Karena saya merasakan ketika hukum sering kali berhadapan dengan politik terkadang hukum kalah dengan politik ,hingga yang tak bersalah pun harus dihukum secara politik dengan menggunakan tangan hukum. Tampaknya dengan sentuhan politik juga seseorang akan "dibidik" dan ditargetkan.
Untuk itu seorang politikus harus selalu siap,ketika dia lebih dihadapkan pada masalah politik ketimbang masalah hukum.
Hal inilah yang saya lihat pada sosok seorang Jero Wacik mantan menteri Pariwisata dan ESDM ini terlihat tegar dan santai saja menghadapi masalah yang kini tengah menimpanya.
Karena tidak merasa bersalah secara hukum. Jero wacik berpendapat" kalau salah hukumlah tetapi kalau tidak bebaskan". "Kalau menyangkut nama baik,saya serahkan pada masyarakat dan Sang Hyang Widhi "tambah Jero Wacik.
Jero Wacik dituduhkan melaku…

Indonesia Menuju Destinasi Wisata Halal Dunia

Image
Ketika sebuah restoran diissuekan tidak halal,maka omzet restoran tersebut langsung anjlok.Sehingga pemilik restoran langsung  menempelkan ,memasang,atau memajang sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia atau MUI. Bahkan dalam promo melalui daftar menu mereka cantumkam tulisan halal dalam bahasa arab untuk lebih meyakinkan konsumen.
Bagi konsumen Indonesia yang notabene masyarakatnya  adalah muslim masalah soal halal dan tidak halal sudah menjadi kebiasaan.Menurut Sapta Nirwandar Pemimpin Umum The Indonesia Halal Life Style " Halal adalah brand dan identik dengan kebaikan sehingga sejumlah negara tetangga dan negara-negara di Asia seperti Jepang,Korea bahkan Australia tidak ragu mengembangkan halal tourism sebagai brand." Mereka bahkan memiliki buku panduan wisata untuk muslim karena merupakan tambahan pelayanan."Thailand yang hanya memiliki 5 persen penduduk beragama muslim berani menyatakan sebagai tujuan wisata and life style. "Negara ini bahkan sudah mampu…

Peduli itu Solusi bukan Seremoni

Image
Bright Future? Ketika saya menerima undangan dari PT Unilever tbk,untuk ikut ambil bagian dalam diskusi interaktif yang mengambil tema #BeliYangBaikUntukLingkunganYangLestari.
Saya sempat berfikir kira-kira ini acara apa? Apa hubungannya bright future yang saya artikan dengan bebas adalah masa depan yang terang atau cerah dengan tema tersebut.
Karena yang saya tahu perusahaan unilever adalah perusahaan yang menghasilkan consumer good,dengan mayoritas produksinya berkaitan dengan kebersihan.Artinya setiap produk mereka di kemas ,yang tentu saja bekas kemasannya menjadi limbah. Saat di acara saya semakin punya gambaran ketika di tayangkan vidio yang menceritakan bagaimana dari satu produk kemasan mempunyai dampak yang besar terhadap lingkungan. Ibu Maria Dewanti dari PT Unilever Tbk. Mengatakan bahwa Bisnis boleh berkembang tetapi dampak buat lingkungan lebih kecil dan dampak positip naik.
PT Unilever sebagai perusahaan besar di Indonesia selama ini kita kenal dengan produk-produknya sep…

Jedar Jeder Jedir

Image
Jedar
Melihat sosok Jessica Iskandar ( Jedar ) secara langsung,sama persis ketika melihat sosoknya di televisi. Ceria,polos,lucu dan yang pasti Fashionable.
Single mother yang mempunyai anak satu ini membuka pertemuan siang itu dengan mengucapkan selamat hari kartini. Jedar mengenakan celana panjang hitam yang dipadu dengan vest dan t-shirt putih Jedar nampak cukup segar. Kemudian berceritalah Jedar  yang pernah mengenyam bangku perguruan tinggi jurusan desain. Tetapi tidak sampai selesai karena memutuskan untuk terjun ke dunia entertainment karena pada saat itu  di matanya  menjanjikan untuk cepat dapat pemasukan.
 Dengan mimik serius Jedar juga bercerita tentang bagaimana membagi waktu antara profesinya sebagai artis,bisnis barunya dan ibu bagi anak laki-lakinya yang berusian hampir 2 tahun.Dengan penuh semangat dan kadang diselingi celetukan-celetukan lucu Jedar juga mengatakan tentang  peluang pasar dan bagaimana harus mampu berfikir secara smart. Ini sesuai dengan thema pertemuan …

Jero Wacik Antara Tuntutan Dan Tuntunan

Image
Saat pesawat yang saya tumpangi mendarat di Bandara Ngurah Rai Bali Indonesia, hati saya gelisah. Pikiran tertuju pada pertanyaan-pertanyaan apakah Bali yang demikian indah ini tidak pernah melahirkan tokoh-tokoh seperti I Gusti Ngurah Rai yang namanya diabadikan jadi nama bandara.  Perjalanan kali ini bukanlah perjalanan wisata tapi sebuah perjalanan untuk mencari tahu tentang siapa sosok Jero Wacik.
Seperti sebuah ungkapan yang pernah saya baca entah dimana " Kenalilah manusia dari akarnya".Perjalaanan saya ini adalah menuju ke akar kehidupan seorang Jero Wacik.
Berbekal nomor kontak yang diterima Elisa Koraag, koordinator Tim Medsos JW, BunCha begitu biasanya kami menyapa, langsung berkoordinasi dengan kontak di Bali. Maka terwujudlah pertemuan antara kami, blogger yang tergabung dalam Tim Medsos JW dengan politisi lintas partai dan tokoh akademisi Bali.
Sore itu satu demi satu sahabat Jero Wacik datang ke Warung Liyu,Denpasar Bali.Diawali dengan kedatangan I Wayan Guna…

Jero Wacik : Mengolah Batin dan Rasa

Ini adalah untuk ke dua kalinya saya mengunjungi Bali. Yang pertama bersama keluarga besar saya dan yang kedua hari ini bersama Team SosmedJW.Tujuannya sama yaitu jalan-jalan.Hanya yang kedua ini adalah jalan-jalan untuk mencari tahu,Siapa Jero Wacik dari orang-orang terdekatnya. Dan bagaimana sosok Jero dimata mereka semua.
Agenda pertama adalah Menginap selama dua malam di Kintamani tepatnya di The Ayu Executive Villa and Flamboyant Resto. Ini adalah Villa yang dimiliki oleh bapak I Ketut Mardjana yang sepak terjangnya dalam dunia bisnis terinspirasi dari Jero Wacik. Bisa dikatakan beliau adalah orang kedua yang keluar Bali untuk kuliah setelah Jero Wacik. Jero wacik di ITB sedang pak Ketut di STAN.

 Banyak yang bilang ini adalah perjalanan yang akan menimbulkan resiko. Kenapa resiko? Karena membantu seseorang yang sedang berhadapan dengan kasus hukum dianggap tidak baik. Tapi justru disinilah tantangannya. Kami dibentuk sebagai penyeimbang berita yang ada.
Seperti kita ketahui s…

Jero Wacik : Pasrah Tapi Tak Menyerah

Image
Senin 4 April pukul 14.15 sosok itu keluar. Hangat,ke bapak an dan yang pasti selalu rapi. Belum makan katanya. Karena makan masih bisa ditunda. Tamu itu jauh lebih penting. Karena tamu adalah raja apalagi sudah janjian.
Jero Wacik membuka obrolan siang itu dengan hangat. Kalimat -kalimat yang keluar penuh motivasi. Semangat dan gembira. Hampir satu tahun di Lapas Cipinang memang hari-harinya diisi dengan menulis dan memberikan motivasi bagi penghuni lapas lainnya 2 minggu sekali.
"Jangan pernah berharap apapun,untuk kebaikan yang sudah kau berikan pada siapapun,sekecil apapun".Gusti Allah nga tidur"katanya.
Jangan juga kau lupa pada almamatermu.Mereka yang sudah memberikan kontribusi luar biasa dalam perjalanan hidup kita.
Jero Wajik menyebut ada 8 Almamater dalam hidupnya :
1. Bali.
Sampai kapanpun darah ini nga akan hilang. Sampai kapanpun saya akan terus memberikan pemikiran-pemikiran saya untuk kemajuan tanah kelahiran ini.
2. ITB.
Ini adalah Tempat ke dua yang dibanggak…