Mari Kita Cegah Diabetes dengan CERDIK

Data WHO menunjukan pada tahun 2014,1 dari 10 penduduk yang berusia 18 tahun keatas menderita diabetes. Tahun 2015,total 415 juta orang dewasa dengan diabetes,naik 4xlipat dari 108 juta di tahun 1980an. Diperkirakan tahun 2040 akan naik lagi menjadi menjadi 642 juta. Hal ini tentu saja sangat mengerikan. Disaat gaya hidup sehat yang sering kali diabaikan oleh kebanyakan orang membuat timbulnya penyakit yang merugikan kesehatan tubuh.


Apa itu Diabetes?
Diabetes adalah satu kondisi dimana kadar gula ( Glukosa ) dalam darah tinggi. 
Diabetes ada 2 Tipe : 
Diabetes tipe 1: Biasanya diderita sejak anak-anak.Tidak diketahui apa yang menjadi  penyebabnya,dan tidak dapat dicegah.Dimana kondisi tubuh benar-benar berhenti memproduksi insulin,karena itu penyandang diabetes tipe ini sangat tergantung pada terapi insulin untuk kelangsungan hidup dan pemeliharaan kesehatannya.
Diabetes tipe 2 : Diderita hampir 90%orang diseluruh dunia. Dimana pankreas tidak cukup memadai untuk menghasilkan insulin atau tubuh tidak mampu menggunakan insulin yang tersedia dengan benar.


Adalah Sun Life Financial Indonesia ( Sun Life ) bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan ( Kemenkes ) Yang mengadakan acara jumpa blogger dimana acara ini bertujuan memberikan edukasi mengenai penyakit diabetes dan diharapkan kedepan para blogger dapat menyampaikan informasi ini kepada seluruh lapisan masyarakat.



Menghadirkan pembicara dr Lily S Sulistyowati MM Direktur penyakit tidak menular Kemenkes dan Prof,Sidartawan Soegondo MD PdD,FACE.
Hadir pula Elin Wati Presiden direktur Sun Life yang menyampaikan bahwa edukasi ini merupakan salah satu program CSRnya Sun Life yaitu Sun Bright. Dimana Sun bright sejauh ini fokus pada bidang pendidikan,kesehatan dan kemanusiaan.Acara yang mengangkat tema Cegah,Obati dan lawan diabetes ini mengingatkan pada kita semua bahwa diabetes merupakan penyakit penyebab kematian tertinggi di dunia.
Diabetes adalah ibu dari semua penyakit. Karena penyandang diabetes dapat mengakibatkan komplikasi pada ginjal,jantung dan juga mata.

Setiap enam detik satu orang meninggal dunia akibat diabetes. Prof Sidartawan mengatakan bahwa perubahan gaya hidup mempunyai andil terhadap meningkatnya jumlah penderita diabetes. Banyal hal-hal kecil yang sudah tidak kita lakukan lagi berkaitan dengan perubahan gaya hidup. Seperti pilihan makanan dari yang alami ke junk food atau aktifitas fisik yang hampir semuanya sudah tergantikan dengan kecanggihan tehnologi . Karena hampir semua aktifitas saat ini dapat kita lakukan melalui online.
Lantas pertanyaaannya adalah apa yang harus dilakukan jika seseorang menyandang diabetes seumur hidup? 
Prof Sidartawan menambahkan  "Jumlah penderita diabetes di Indonesia 10 ribu tetapi tenaga ahlinya hanya 100 orang.Kita banyak tidak mengetahui tentang gula darahnya. Yang menaikan gula darah bukan karbohidrat tetapi lemak. untuk itu 
 Pasrah akan keadaan ini,kelola dengan baik,karena penyakit ini memang tidak dapat disembuhkan" Banyak diantara kita tidak mengetahui tentang gula darahnya. Sakit gula itu bukan tidak boleh makan apa saja tetapi bagaimana mengatur makanannya. Yang patut diingat adalah orang disebut sakit gula kalau puasa diatas 126 dan pre diabetes adalah 105". "Kenapa di Papua banyak yang menderita diabetes? Tanya prof Sidartakan pada para  blogger?. "Karena disanapun terjadi perunahan gaya hidup" tambah Prof Sidartawan yang terlihat masih fit di usia 70an. Jangan lupa untuk cek gula darah minimum 1x sebulan. Target Kedepan masyarakat diharapkan bukan hanya cek gula darah tetapi test HbA1c yang tidak banyak diketahui orang.

Sebagai penutup mari kita cegah diabetes dengan CERDIK!
Yaitu : Cek kesehatan secara berkala,
Enyahkan asap rokok,Rajin olah raga,Diet seimbang,Istirahat cukup,kelola stres. 
Kata-kata yang selalu diucapkan bu Lily dari Kementerian kesehatan ini semoga dapat kita semua terapkan.
info lebih lengkap seputar diabetes silahkan klik di www.beatdiabetes.co.id

Lomba penulisan blogger hari kesehatan sedunia 2016 Cegah,obati,lawan diabetes
#Lawandiabetes Indonesia #lebihbaik


Comments

  1. Parno mbak saya dengan diabetes ini. Keluarga mama sama bapak saya banyak yang diabetes. Jadinya saya kudu ekstra hati-hati dengan makanan dan minuman manis. Dan sepertinya, saya mulai menerapkan pola CERDIK ini. Tfs, mbak...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sami2 mba Nia.
      Semoga makin sehat ya salam buat keluarga

      Delete
  2. keluarag ibuku banyak ayng diabetes makanya pola makan sehat dan olah raga ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya olah raga yang simple seperti jalan kaki juga udah bagus. yang penting mengeluarkan keringat ya

      Delete
  3. wah jadi tau apa itu diabetes. nice info

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Kanker Serviks Kenali Dan Jauhi Sejak Dini

Review ( Pure Line Hijab Fresh Healthy & Bright