Weekend Lebih Berwarna Dengan Seni Decoupage

Akhirnya rencana membuat Decoupage dapat terwujud hari ini. Decoupage adalah seni menempel tissue dengan media papan kayu dalam berbagai bentuk, salah satu bentuk yang terkenal adalah Dacoupage pada talenan atau dapat juga ditempelkan di clutch yang terbuat dari daun pandan atau lontar.

Jujur awalnya saya tidak ingin ikut dalam kegiatan ini, jadi datang memang dengan niat melihat dan mengambil gambar untuk bahan tulisan saja. Dan sebelumnya sudah menyimak keseruan kegiatan ini lewat pembahasan di grup WA. Seperti chat mba Ririn tetangga di blok A yang sudah browsing tissue Decoupage dapat dibeli dimana dengan beragam pilihan motifnya.


Sampai Novi tetangga satu blok dengan saya yang ingin beli media talenan berbagai bentuk ke kota untuk mendapatkan harga yang super miring. Akh begitulah memang kalau ibu-ibu sudah bersatu padu untuk mewujudkan satu niat dan keinginan semua diubeg-ubeg untuk mendapatkan harga yang aturable dengan perasaan senang dan hati lapang. Ha ha ha

Kegiatan Decoupage ini dimulai jam 9 pagi sampai pukul 13 siang. Bertempat di pendopo kompleks. Pendopo adalah tempat yang memang di bangun untuk semua warga berkegiatan seperti arisan salah satunya. Dengan coach mba Wardah dari blok F yang sehari-hari adalah staff kedutaan Asean. Semua datang dengan membawa peralatan masing-masing yang sudah disiapkan.

Tissue Decoupage

Peralatan yang dibutuhkan untuk membuat Decoupage ini adalah :
1. Gunting kecil
2. 3 macam kuas
3. Cat Acrylic
4. Varnish gloss/matte doff
5. Decoupage glue
6. Napkins Decoupage
7. Sponge
8. Wadah plastik air
9. Talenan kayu/Tas/Clutch pandan


Coach Wardah mengenalkan bahan-bahan untuk Decoupage

Langkah pertama untuk pembuatan Decoupage adalah memilih motif tissue. "Oiya tissue Decoupage ini masih import ya dan biasa di pakai sebagai tissue makan oleh warga di sana. Sayang ya kalau tissue- tissue cantik ini buat lap mulut habis makan. Kebayang, habis makan bakso pakai tissue ini terus kita buang. sayang amat. Kalau disini lebih di buat untuk kerajinan" kata mba Wardah

Setelah motif dipilih, proses penguntingan atau merapikan motif yang membutuhkan waktu lama. Semakin susah pemilihan motif maka semakin lama proses pembuatan Decoupage ini. Kadang dalam satu lembar tissue yang berlapis belum tentu kita akan mengaplikasikan semua motif yang ada. Seperti yang saya lakukan pada clutch lontar, dimana saya hanya mengambil sebagian motif saja untuk saya letakan pada bagian tengah clutch.
Tahap pembuatan Decoupage 
Saya memilih Decoupage pada clutch lontar setelah melihat Fatma tetangga di blok A juga, yang tengah asyik mengunting motif Decoupagenya untuk di tempel di clutch pandannya yang berwarna biru. Dalam hati harus coba nih? Sayang juga kalau hanya melihat, memotret dan kasih komentar. He
he he
Merapikan motif Decoupage 
Memilih motif Decoupage 
Mengunting motif Decoupage

Tahap berikutnya adalah pemberian lem secara merata pada media dengan mengarahkan kuas mengikuti bentuk serat kayu atau lontar dan juga pandan. Jangan sampai salah menggunakan kuas ya? Karena ada 3 kuas yang digunakan, masing-masing untuk cat, foam dan nilon lembut. Diamkan lem sampai kering. Kemudian kita akan lakukan pemasangan tissue Decoupage secara hati-hati dan perlahan- lahan agar tidak sobek dan tepat pada tempat yang sudah kita tentukan.

Tahap Pembuatan Decoupage 
Tempat atau posisi Decoupage yang kita inginkan sesuai selera dan sense of art kita. Setelah sesuai dengan posisi yang kita inginkan. Kita basahkan dengan menggunakn sponge yang telah direndam pada air dengan cara menekan pelan- pelan beberapa kali sampai tissue Decouoage terlihat mulai menempel. Kembali kita keringkan. Dapat kita jemur dibawah sinar matahari langsung atau dengan bantuan hair dryer.

Decoupage clutch daun lontar

Decoupage Clutch daun pandan 

Decoupage pada bangku kayu
Kemudian terakhir adalah pemberian varnish sampai rata. Untuk mendapatkan hasil maksimal tahap ini dilakukan sebanyak 2 kali. Dengan jeda waktu 1 jam sebelum pemberian varnish yang ke dua.
Mudah ya seni kerajinan Decoupage ini? Anak- anak seperti Luna, Nadjla, Kekey, dan Cikal juga gembira dengan hasil karya Decoupagenya dari motif batik, cup cake , kucing hingga kupu- kupu yang mereka tuangkan pada kayu berbentuk kotak.

Ibu dan anak-anak dengan hasil kreasi Decoupage
Satu ilmu didapat lagi hari ini melalui tetangga tercinta. Weekend yang berwarna lewat clutch hijau toska saya. Mau? https://www.facebook.com/seruniq/









Comments

  1. Selalu suka liat Decoupage nih, jadi penasarana pengen coba, tfs ya Mbak^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama2 ya semoga bermanfaat infonya. Jangan ragu buat coba. Nagih deh ntar ha ha ha

      Delete
  2. Jadi pengen nyoba bikin juga... ☺ Makasih tulisannya mbak Gita, ringan tapi lengkap step-stepnya ��

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah terimakasih banyak masukannya ya? Coba deh. Bakal khusyuk dari pagi-sore. Motif2nya bikin bingung mau pilih yang mana 😄😃😂

      Delete
    2. Alhamdulillah terimakasih banyak masukannya ya? Coba deh. Bakal khusyuk dari pagi-sore. Motif2nya bikin bingung mau pilih yang mana 😄😃😂

      Delete
  3. Wah saya baru tau ada teknik decoupage ini. Medianya pun macam2 ya menarik sekali... Sayang tissue bermotifnya jarang orang yang jual. Thanks for sharing mbak..

    khhrnisa.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Urwel dear. Iyah masih import. Media macam2 diaplikasikan dalam kain pun bisa. Hanya penggunaan lemnya nanti juga berbeda.

      Delete
  4. Baru tau namanya decoupage, saya bawa ke USA untuk Hadiah buat saudara2 disini dan mereka suka banget hasil kerajinan ini :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya benar banget! Sederhana tapi eye catching ya😊

      Delete
  5. Wiih cakeep, aku kayanya enggak telaten deh kalo yang begini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah susah nih klo begini hahaha

      Delete
    2. Nggak ada salahnya coba bu tak coba maka tak tahu kita talaten/nggak hehe

      Delete
  6. Clutch nya baguuusss bgt. Toss yuk sama2 suka decoupage 😄

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyah. Perlu kesabaran aja ya buatnya

      Delete
  7. Cantik selain bisa di pakai bisa jadi lahan bisnis juga nih

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Kanker Serviks Kenali Dan Jauhi Sejak Dini

Obat Anyang- Anyangan Akhirnya Datang Juga, Uricran Namanya