Jangan Takut Untuk Memeriksakan Alat Reproduksi Kita

Pada satu sesi talk show diradio, saya pernah ditanya narasumber saya " Kamu sudah mengenal siapa diri kamu git"? Saya jawab sudah. Lantas narsum saya melanjutkan pertanyaan " Apa yang membuat kamu bangga sebagai perempuan"? Saya agak berfikir sejenak untuk kemudian memberikan jawaban,  " Bangga bu, sebagai perempuan saya bisa melahirkan dan punya anak- anak yang baik. "Yes, perempuan mempunyai rahim" kata narsum saya yang kebetulan juga seorang perempuan.

Rahim (uterus) adalah salah satu organ reproduksi wanita utama dengan salah satu ujungnya berupa saluran tuba (tuba falopi) dan ujung lainnya adalah leher rahim (serviks). Rahim terletak di pelvis (panggul).
Dalam rahim ada banyak otot dan lapisan permanen jaringan otot yang disebut terdalam endometrium. Ketika seorang wanita tidak dalam keadaan hamil, rahim hanya berukuran beberapa sentimeter saja.

Fungsi Rahim menerima ovum yang dibuahi ditanamkan ke endometrium dan mendapatkan makanan dari pembuluh darah. Ovum dibuahi lalu berkembang menjadi embrio dan kemudian menjadi janin dan terus berkembang sampai lahir setelah usia sembilan bulan.


kika : MC,Ega,bu Indri, dr. Irsal


Lantas bagaimana dengan pasangan suami istri yang bermasalah dengan alat reproduksinya sehingga susah mempunyai anak?

Menurut dr. Harijanto, SpOG "Gaya hidup kekinian mempengaruhi tingkat kesuburan seseorang. Seperti merokok, alkohol, cafein, kelebihan dan kekurangan berat badan. Semua ini dapat mengakibatkan stress, menurunkan kesuburan, meningkatkan kegagalan pertumbuhan janin, bayi lahir mati, bayi lahir premature, menurunkan kesuburan, gangguan pertumbuhan janin dan bayi lahir dengan berat badan rendah.

Globalisasi juga membuat wanita banyak yang belum menikah, padahal tingkat kesuburan wanita adalah dibawah usia 30 tahun. Jadi kalau ada diantara kita yang terlambat menikah dibawah usia 35 tahun langsung kebut aja program punya anak, apalagi kalau langsung dapat ya? Pasti senang sekali punya 2 anak sebelum usia 40 tahun" kata dr. Harijanto

Hmm...kira- kira usia perkawinan berapa tahun ya bagi pasangan suami istri untuk memeriksakan diri ke dokter berkaitan dengan alat reproduksinya yang mengakibatkan susah untuk memiliki anak?

"Usia perkawinan 1 tahun pasangan suami istri sudah harus segera memeriksakan diri ke dokter " kata dr. Irsal Yan, SpOG. Dokter Irsal adalah salah satu dokter yang masuk dalam team pertama rumah sakit Harapan Kita untuk program bayi tabung.

Fertilisasi in vitro atau pembuahan in vitro atau sering disebut bayi tabung adalah suatu proses pembuahan sel telur oleh sel sperma di luar tubuh sang wanita  Didalam gelas kaca/cawan.

Prosedur bayi tabung :

. Merangsang tubuh wanita dengan suntik hormon
. Pengujian tes darah atau ultrasound untuk kesiapan pengambilan telur
. Diberikan suntikan yang akan membantu mematangkan sel telur yang berkembang
  dan memulai proses ovulasi
. Sel telur akan diambil dengan jarum khusus yang memiliki rongga
. Diberikan obat pereda nyeri, obat penenang ringan sampai dibius total
. Prosedur berlangsung 30 menit sampai 1 jam


. Sel telur dipertemukan dengan sperma pasangan yang diambil pada hari yang sama
. Setelah embrio hasil pembuahan sel telur dan sperma dianggap cukup matang,
  maka embrio akan dimasukan ke dalam rahim. Dokter akan memasukkan semacam
  tabung penyalur yang disebut kateter ke dalam vagina hingga sampai ke dalam
  rahim. 3 embrio umumnya ditransfer sekaligus untuk memperbesar hamil.
. 2 minggu setelah transfer embrio wanita akan ditest kehamilan.

Ini adalah topik bahasan yang menarik di acara Women & Health yang berlangsung di Hotel Gran Melia Kuningan. Selain dokter kandungan, hadir juga mba Indri Boediharjo dari OQ Modeling dan Ega Shore musisi reggae dan pelatih renang.

Mba Indri sharingnya lebih mengingatkan, siapa sih yang nggak mau punya anak? Tetapi jangan stress menjalani hari- hari karena wanita itu tubuhnya kompleks, kita harus jaga. Mba Ega juga kurang lebih sama sehat itu dari hati dan pikiran. Karena semua orang punya masalah, dibawa enjoy aja

Juga ada bu Alvita yang memberikan testimoni program bayi tabungnya  yang dilakukan pada tahun 2010 dan 2017 melalui klinik Teratai yang katanya harganya lebih bersahabat di banding tempat lain. "Masuk tahun ke 3 perkawinan usia saya 29 tahun, saya langsung ikut program bayi tabung. Dari 10 telur yang ada, yang dapat diambil 7. Yang jadi embrio 3 dan yang jadi 1" katanya sumringah ditemani sang putri hasil dari program bayi tabung. Saat ini bu Alvita juga tengah hamil kembar masih melalui program bayi tabung.

Juga ada bu Yuliana yang mengikuti program bayi tabung juga di tahun 2012. Dan saat ini beliau juga masih mempunyai simpanan embrio kalau sewaktu- waktu ingin punya anak lagi tinggal dating deh ke klinik.


Saya baru tahu nih teman- teman ternyata pas kita melahirkan itu kita masih membawa telur yang akan jadi anak lagi ya? Siklus jumlah telur ini sudah terprogram juga hormon yang merangsang.

Bayi tabung adalah solusi untuk yang ingin mempunyai anak setelah melalui berbagai cara. Intinya adalah jangan stress kalau mengikuti program ini.

Yuk! Jangan takut untuk memeriksakan alat reproduksi kita sebelum keinginan untuk mempunyai anak.





















Comments

  1. Bayi tabungsalah satu cara bisa menolong pasangan yg memdapatkan buah hati. Walau proses yg panjang dan perly uang juga. Tapi jeritan tangisan baby pastinya membawa berkah dan kebahagiaan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yes. Membawa kebahagiaan dalam keluarga

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Kanker Serviks Kenali Dan Jauhi Sejak Dini

Review ( Pure Line Hijab Fresh Healthy & Bright