Belajar Jadi Orang Tua Millenials Melalui Film My Generation

Zaman dulu saya sekolah, jurusan yang selalu digembar- gemborkan bisa cepat dapat kerja adalah Kedokteran, Keguruan, Teknik, dan Ekonomi. Sementara jurusan seperti Seni Rupa, Sastra, dan Musik dianggap biasa- biasa aja nggak menarik, nggak potensial apalagi fenomenal! Ha ha ha Kasarnya, nggak bisa menghasilkan banyak uang! Titik.

Itu dulu, kalau orang tua saat ini mau tidak mau, suka tidak suka harus dapat menyesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada sekarang. Karena di era modern ini orang- orang mulai berpikir kreatif. Mereka mulai sadar bahwa industri kreatif adalah salah satu yang punya potensi besar untuk ambil bagian di sektor ekonomi Indonesia.

Profesi seperti Penulis, Sutradara, Chef, Pelukis, Musisi, sampai fotografer digadang- gadang bakal punya masa depan yang cerah.

Dan saat ini nggak bisa dipungkiri ya bergesernya gaya hidup modern akibat era digital melahirkan generasi millenials dengan karakter- karakternya yang unik.

So, jadi biarkan anak millenials tumbuh dan berkembang sesuai dengan bakat dan talentanya. Tugas orang tua hanya mengarahkan, membangun rasa percaya diri anak dan memberi kepercayaan atas apapun  yang menjadi pilihannya. Kalau dirasa baik ya go ahead! Jangan menjatuhkan apalagi memberikan label sebagai anak pembangkang hanya gara- gara adu pendapat. Noted!

Adalah mba Upi sutradara yang kita kenal melalui film- filmnya seperti Mencari Cinta, Cinta & Rock n Roll, mencoba mengambil angle cerita yang mengangkat permasalahan generasi millenials yang memiliki karakter yang unik ini dalam film My Generation.

Kabarnya mba Upi mempersiapkan film ini hampir satu tahun dengan melakukan observasi langsung melalui sosmed ( sosial media ) yang ada. Dimana hasil penemuannya dilapangan kemudian dituangkan ke dalam dialog- dialog yang ada dalam film ini. Tanpa mengeditnya. Maka kita akan menyaksikan dialog dalam bahasa Indonesia dan terkadang diselingi bahasa Inggris. Memang inilah sosmed generasi millenials. Cekidot!

foto dok Ifi Sinema


Film My Generation bercerita tentang  empat sahabat yaitu Orly perempuan yang kritis, pintar dan berprinsip. Suki perempuan yang cool diantara teman- temannya. Zeke anak muda yang easy going dan Konji pemuda polos tapi naif. Mereka gagal berlibur karena video buatan mereka yang memprotes guru, sekolah dan orang tua menjadi viral di sekolah mereka. Hingga mereka dihukum tidak boleh pergi liburan.

Tetapi justru dari liburan sekolah yang awalnya terkesan tidak istimewa ini, petualangan empat sahabat akhirnya dimulai. Kejadian demi kejadian dan petualanglah yang akhirnya memberi pelajaran yang sangat berarti pada kehidupan mereka.

Dengan karakter yang berbeda dan memiliki konflik yang berbeda- beda pula film ini mencoba membuka mata kita semua terutama sebagai orang tua bahwa masalah yang dihadapi generasi millenials ternyata cukup kompleks dan menarik.


Film produksi IFI Sinema ini memberikan kesegaran dengan hadirnya wajah- wajah baru yang fresh di dalam industri film tanah air. Ada Bryan Langelo (Zeke) Arya Vasco (Konji) Lutesha (Suki) dan Alexandra Kosasle (Orly). Dimana para pemain ini memiliki karakter remaja millenials yang unik.

Bersama Sutradara mba Upi. dokpri


Tentu bukan tanpa alasan kalau mba Upi sebagai sutradara berani memakai talenta baru yang sama sekali tidak mempunyai latar belakang akting ini. Meskipun pemain baru, namun kalau kita lihat melalui trailer yang sudah beredar di youtube, akting mereka sangat natural dan jauh dari kesan bahwa mereka adalah remaja yang baru pertama kali terjun ke dunia akting.
Bukan tidak mungkin kedepan wajah- wajah ini bisa jadi akan menjadi the next gerenation dari industri film di tanah air.

Bersama Bryan (Zeke) dokpri

Akhirnya mari kita sambut datangnya film My Generation. Yang akan tayang serentak di bioskop tanggal 9 November 2017. Film remaja yang patut ditonton oleh orang tua terutama mereka yang memiliki anak remaja. Bahwa ini lho karakter generasi millenials yang nyata. Agar para orang tua tetap dapat terus menjalin komunikasi dengan baik tanpa ada hambatan. Orang tua dapat menjadi sahabat anak dengan tetap saling menghormati perannya masing- masing. Tanpa membedakan gender. Memberi kesempatan seluas- luasnya kepada anak untuk mengali potensi dirinya agar dapat menemukan passionnya. Tidak pernah menjugde anak didepan umum apalagi menjatuhkan, karena akan berdampak pada rasa percaya diri anak di kemudian hari.
.

 Nobar Yuk! dok MB Comunication

Good luck! IFI sinema
Yuk nobar! 

Jadi sekarang ini kita sebagai orang tua nggak bisa bilang lagi pada anak- anak generasi millenials bahwa zaman dulu itu semuanya lebih baik dari sekarang. 

Comments

  1. Aseeek bgt Mba Gita ketemu anak2 keceh...

    Ini salah satu film yang aku nanti2kan loh, penasaran bgt!

    ReplyDelete
  2. Aku penasaran nonton film ini apakah mampu menyampaikan dengan baik kondisi remaja saat ini atau tidak. Tak sabar menunggu 9 november

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya dengan pemeran yang tidak mempunyai latar belakang akting. Smoga pesan yang ingin disampaikan dalam film ini, dapat dipahami oleh kita semua terutama ortu yang mempunyai anak remaja

      Delete
  3. Masih lama si punya anak abege, dari kecil harus ditanamkan karakter, akhlak, dan tauhid yang baik supaya bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Tugas ortu itu emang berat ya Mbak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Berat kalau dirasa berat. Ringan kalau dijalani ikhlas. Yup 3 pondasi itu penting. Kita nggak boleh parno karena teknologi tidak dapat dibendung tapi dengan tahu sikon yang ada rasanya kita sebagai ortu nggak akan capek untuk terus belajar menjadi ortu yang dapat seiring sejalan.dengan anak2. Sampai nanti ...

      Delete
  4. makasih nih ceriat tentang film ini yang pautu ditonton rupanya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Genre remaja yang patut ditonton orang tua.

      Delete
  5. Mudah2an filmnya positif ya dan bisa memberikan kesadaran untuk para orang tua.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya aman. Bisa jadi bahan perenungan ortu pun sebaliknya remaja. Mungkin ada yang hubungannya kurang baik? Nah film ini mengangkat realita problematika remaja millenials

      Delete
  6. semoga pesan yg coba disampaikan dalam film ini mudah dicerna dan ditangkap para penikmatnya kelak yan mba gita

    ReplyDelete
  7. Wah ternyata observasi yang dilakukan mbak Upi sebelum membuat film My Generation ini ga main2 ya... 1 tahun lamanya dari social media. Anak2 muda zaman sekarang itu generasi Z yang makin kreatif dan inovatif. Sukses ya filmnya!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kak, dialog2 yang ada pun diambil dari sosmed. Jadi the real millineals

      Delete
  8. Semoga generasi milenial tetap positive dengan tidak membangkang orang tua dan terus berkarya lebih baik lagi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya. Kita yang jadi orang tua memang harus tetap membangun terus komunikasi. Agar mengarah positip pada kids zaman now ini

      Delete
  9. Asikk mbak udah foto sama pemerannya duluan sebelum filmnya keluar. Pasti bakal keren nih film

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya hahaha...kok ya pas mau banget ketemu zeke karena karakternya mirip dengan kid sayah

      Delete
  10. Setuju usul Mba...
    Semoga filmnya bermanfaat untuk semua orang

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya...jadi saling mengetahui ya antar anak dan orang tua. Karena kadang komunikasi nggak lancar karena ada gap antar generasi.

      Delete
  11. Semoga pesan dari film ini bisa manfaat y mbak.. kebetulan aku hoby bgt nontin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah siap2 Lia deh buat ngeliat apa sih masalah kids zaman now hehehe

      Delete
  12. Setuju, Mbak. Jaman sekarang kerja apa aja juga bisa kok. Selama passionnya dan tau gimana bawanya untuk jadi mata pencaharian yang halal.

    Tontonan yang bagus untuk keluarga nih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Lia film remaja uang patut ditonton orang tua apalagi yang punya anak ABG. Ketemu passion kita itu bergairah banget kan. Kayak hobi nulis kan belum tentu.suka masak. Eh 😄

      Delete
  13. Aku setuju mbak, dgn media gadget banyak anak muda yg sdh pintar mencari uang sendiri tanpa diketahui org tua. Bahagianya kalo hal ini diapresiasi tapi kayanya lebih byk yg malah menjatuhkan krn gak sesuai pola pikir ortu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ortu zaman sekarang memang harus lebih update informasi dibanding zaman dulu..Tapi ortu zaman now jangan juga copas statement zaman dulu. Konflik bakal muncul dengan kids zaman now. hahaha

      Delete
  14. Menarik kayaknya film ini ya. Semoga bisa membuka pikiran untuk orangtua maupun anak supaya bisa jadi lebih baik lagi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya era teknologi nggak bisa dibendung. Kids zaman now dengan seabrek bakat dan talenta serta keingintahiannya harus diapresiasi orang tua memang dengan tepat. Karena.hasilnya adalah buat keluarga juga.I hope kak...

      Delete
  15. Belum liat film utuhnya baru liat trailernya aja.Mungkin kalau udah liat bisa lebih paham lagi apa yg disampaikan film ini.

    ReplyDelete
  16. Penasaran sama filmnya secara utuh. Semoga bisa menjadi pencerahan buat ortu yg anak2nya beranjak remaja ya mbak Gita :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya. Remaja kan paling suka dibilang ngeyel. Jangan- jangan kita ortu yang ngeselin lagi tanpa sadar. Hehehe

      Delete
  17. Penasaran dg filmnya iya tapi lebih tertarik dengan tujuan Mba Upi bikin film ini. Film ini memang hny menggambarkan ttg kehidupan remaja middle up saja tapi secara realistis. Remaja dengan nilai norma dan adat istiadat yg sdh luntur.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya pun norma adalah general ya terutama hubungan antar anak dan orang tua.
      Rasanya mba upi akan mengingatkan kembali nilai- nilai dasar yang perlahan hilang seiring dengan perubahan zaman melalui era digital ini.

      Delete
  18. Iyes mba setuju bahwa tugas ortu memang buat membangun rasa percaya diri anak ya. Anak mau jadi apapun asal yang baik tentunya boleh dong yaa.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya anak dijatuhkan sekali. Dampaknya sepanjang hidupnya. Zaman sekarang ortu memang harus update.

      Delete
  19. Wah, ikut press conferencenya mba, film yang di tunggu nih..

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya alhamdulillah kak. Nah bisa bawa abgnya ya kakak

      Delete
  20. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  21. Kantongi dulu film tayang bulan depan. Film mbak Upi pasti bagus

    ReplyDelete
  22. Nungguin banget film nya karena hal nyata kayak gini harus diketahui banyak orang supaya bisa makin aware

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya apa sih masalah kids zaman now. Dan bagaimana solusinya kira- kira gitu ya ntar setelah lengkap nonton filmnya.

      Delete
  23. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  24. Blm nonton film ini. Kayaknya cenderung buat ortu2 kids jaman now ya mbak. Mrmbantu buka mata apa mau anak2 sekarang. Mengkomunikasikan dua arah. Bkn cm sati arah

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya komunikasi satu arah itu ngebetein. hehe. kalau dua arah kan asyik ya nggak pakai baper apalagi simbol- simbol aja.

      Delete
  25. Aku sering ngeliat komen mentemen tentang film ini dan bikin penasaran sebagus apa sih filmnya. Baiklah saatnya nonton film Indonesia lagi nih kayaknya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya trailernya udah ada tuh Put. Smoga pesan yang ingin disampaikan dalam film ini dapat kita tangkap ya

      Delete
  26. Generasi Now ini bisa masuk nggak ya dengan pemikiran daku. Nonton dah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yuhu bisa dung akh. Apalagi kamu kan suka bertemu dengan banyak karakter & usia kan

      Delete
  27. Cerita yg diangkat mewakili banget generasi milenial, dari respon yang beredar di sosial media. Film ini cukup recomended ya..jadi penasaran

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya karena surveinya aja sebelum film dibuat langsung dari sosmed. Banyak yang penasaran ya setelah trailernya beredar.

      Delete
  28. aduh kalo ngomongin kids jaman now tuh ya, bener deh bikin geleng2, ini anakku baru umur 6 tahun aja selalu bisa menjawab dan ngasih alesannya sampe pusingg gimana gitu ngejawabnya. lah napa curhat

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha...lucu ya kadang alay mereka. Tapi dengan komunikasi yang baik kids zaman now akan tetap hormat ya ma ortu

      Delete
  29. Seru banget mba udah ketemu pemainnya duluan. Penasaran sih sama konflik apa aja sih remaja jaman now. kira-kira mirip ga sama jaman kita dulu :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kita? 😄😆😅
      iya Alhamdulillah niat ktm zeke kesampaian.
      Aku kira2 samalah ya hanya dulu seolah- olah everything is . Kalau sekarang ada do sosmed semua.

      Delete
  30. aaakkkkkh ngiri bisa foto bareng mbak upi. film ini cocok ditonton bareng ortu ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada saatnya dirimu akan foto dengan semua pemerannya xoxoxo....

      Delete
  31. PR banget ya jadi ortu zaman now,..sesuatu. Harus bisa menyikapi dan mengimbangi anak2...


    Film nya Upi biasanya ciamik

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya guru dan ortu mengimbangi dengan cara updates. Nyuruh murid/anak jago abcd. Kitanya hanya jago a. Diprotes jangan marah. Hahaha

      Delete
  32. Jadi penasaran filmnya seperti apa. Meskipun anak-anakku belum masuk usia ABG, tetapi di tempat aku ngajar pasti berhadapan sama banyak ABG dengan segala tingkah polahnya. Kayanya mesti nonton juga nih biar bisa memahami jalan pikiran mereka yang kadang menurut aku 'ajaib'

    ReplyDelete
    Replies
    1. yes ajaib, terkaget- kaget ya kadang ortu menghadapi kids zaman now. Makanya moms harus siap juga jadi moms zaman now huhuhu...

      Delete
  33. Nonton film ini bakal bisa lebih paham karakter gen Z

    ReplyDelete
  34. ini film gue banget ... generasi milenials :)

    ReplyDelete
  35. Saya jadi pengen ngajak sepupu suami nonton film ini mbak, biar pemikirannya lebih terbuka dan ada gambaran buat masa depannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah...
      rasanya film ini bakal jadi ajang diskusi yang menarik ya

      Delete
  36. Jadi orang tua sekarang sesuatu banget ya, tantangannya banyak

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya teh. Butuh bekal informasi terupdate 😄

      Delete
  37. Makanya dulu sekolah perbankan banyak di carri buat kejar cita cita. Tapi zaman sekarang lebih suka di dunia seni . Yg penting passion aja deh

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya karena passion itu mengairahka. 😊

      Delete
  38. Wah orangbtuanya jadi milenial juga kak, hahha

    Dari trailernya bikin penasaran deh, gak sabar pingin nonton langsung di Bioskop film my generation. Seru kyaknya nonton rame-rame ya kak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya biar imbamg. Bener Nobar seru kok

      Delete
  39. Film ini heboh banget ya iklannya. Tayangnya pas ultah suamiku nih :)
    Btw Happy belated day mba Gita!
    Happy many returns yaa!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ahay...bintangnya Scorpio ya. Agak ngeselin ya kadang. Sama dong ma generasi millenial haha tapi asyik ya. Terima kasih ucapan & doanya. Amin.

      Delete
  40. Aku penasaran nih, pengen tau gimana alur ceritanya. Tunggu tanggal tayangnya yuk.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya akupun sama penasaran. Khas mba Upi angkat masalah remaja. Selalu asyik biasanya. Mari kita tunggu tayangan selengkapnya

      Delete
  41. Ini film kayaknya ngehits banget. Jadi penasaran.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya. Remaja yang nggak punya modal akting akan beradu dengan para senior didunia film

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Kanker Serviks Kenali Dan Jauhi Sejak Dini

Review ( Pure Line Hijab Fresh Healthy & Bright