#Mudiksehat Bukan Hanya Masalah Kendaraan Tetapi Juga Fisik Dan Mental

Assalammualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Hai hai sampai juga ya akhirnya di 10 hari terakhir kita menjalankan ibadah ramadan. Insya Allah sampai di penghujungnya nanti. Merayakan Lebaran. Aamin.

Masih ingat keseruan saya dan keluarga besar mempersiapkan perjalanan mudik lebaran, tepatnya tahun 2014 sebelum ibu saya sakit.

Bagian mempersiapkan kendaraan pribadi adalah urusan para adik dan kakak laki-laki saya. Perempuan biasalah selain urusan P3K, pakaian yang akan di bawa juga prepare perbekalan selama perjalanan dari mulai camilan, makanan, minum dan buah-buahan. Karena perjalanan mudik memang bukan hanya bicara kesiapan kendaraan saja tetapi juga menyangkut fisik dan mental. 

Fisik yang membawa kendaraan dan juga fisik yang ada dalam kendaraan, karena nggak mau kan kalau mudik ke Kampung buat lebaran, eh begitu sampai malah sakit. Jadi nggak asyik kan. 

Dalam acara Ngabuburit Sehat bareng Menteri Kesehatan bekerja sama dengan Terminal Kampung Rambutan ternyata dibutuhkan waktu istrirahat per 4 jam untuk yang mudik dengan kendaraan pribadi. Sedangkan kalau teman-teman menggunakan kendaraan roda dua atau motor, dibutuhkan waktu yang lebih pendek lagi untuk istirahat yaitu per dua jam.


Nah kadang banyak yang mengabaikan tentang hal ini karena mau buru-buru aja sampai kampung halaman. Iya kan?  

Makanya melalui acara yang dihadiri Blogger, Media dan juga berbagai komunitas seperti komunitas Mobilio, komunitas motor Honda Doeloe Club dan juga para sopir kendaraan luar kota kampung rambutan ini, Ibu Menkes Nila F Moeloek beserta jajarannya ingin agar pesan #mudiksehat dapat sampai ke masyarakat dan dapat berjalan dengan baik setiap tahunnya.




Apa #MudikSehat? Yang aman dan Nyaman?
  1. Siapkan fisik yang sehat dan prima sebelum mudik
  2. Priksa kondisi kelayakan kendaraan
  3. Tidak meminum obat-obatan atau minuman yang menyebabkan kantuk sebelum dan selama mengemudi
  4. Beristirahat selama 15 menit setiap lelah mengemudi selama 4 jam
  5. Jangan paksakan mengemudi bila sudah lelah dan mengantuk
  6. Disiplin dan patuh pada rambu-rambu lalu lintas
  7. Kendalikan kecepatan kendaraan pada kondisi jalanan rusak, bergelombang, hujan dan cuaca buruk
  8. Kendaraan tidak melebihi pada muatan yang layak
  9. Gunakan masker dan lindungi diri dari polusi udara
  10. Jangan mengkonsumsi makanan atau minuman yang diberikan oleh orang yang tidak dikenal
  11. Konsumsi makanan dan minuman yang sehat
  12. Cuci tangan pakai sabun dan air mengalir sebelum makan
  13. Buanglah sampah pada tempatnya
  14. Tidak buang air kecil, besar sembarangan, gunakan toilet yang tersedia
  15. Bila sakit, manfaatkan pos kesehatan terdekat.
Tidak hanya ini, melalui gerakan Gemes (Gerakan mengemudi Sehat) Kementerian Kesehatan juga ingin agar para pengemudi mempersiapkan mudik, agar sehat selama perjalanan dan selamat sampai tujuan.

Hal-hal yang perlu diperhatikan para pengemudi :
  1. Hindari berkendara saat kondisi tubuh tidak sehat, ngantuk dan kelelahan
  2. Enyahkan asap rokok dan alkohol terutama jika akan berkendara
  3. Beri pertolongan segera bila terjadi kecelakaan
  4. Ayo, makan makanan sehat, minum air dan cukup istirahat
  5. Taati peraturan
Sore yang hangat menyaksikan antusias para sopir bus luar kota dapat berdialog langsung dengan ibu menteri juga bagaimana persiapan seorang ayah dari komunitas mobil yang bercerita apa-apa saja yang terjadi selama di jalan bersama keluarganya juga semangat Blogger dan Media untuk ikut sesi peregangan sejenak sebelum berbuka puasa bersama.




Pemandangan masyarakat yang ingin mudik juga menarik perhatian saya sore itu yang baru pertama kalinya menginjakan kaki di Terminal Kampung Rambutan ini.

Rasanya melihat antusias masyarakat dan para sopir bus yang ikut serta dalam acara ngabuburit bareng. Pesan yang disampaikan ibu menteri akan tersampaikan. Karena dengan #mudiksehat silahturahmi setiap tahun dapat berjalan dengan nyaman.

Hati hati di jalan ya teman-teman yang mudik
Salam hangat untuk keluarga di kampung










Comments

  1. Tahun ini mudik Mak? Sehat dan selamat sampai tujuan ya... Tips ibu Menkes boleh dilakukan. 😁😁😁

    ReplyDelete
  2. Betuuuuuuuullll. Apalagi yang bawa anak kecil dan naik kendaraan umum, bener2 kudu bisa bersabar dan berusaha menikmati perjalanan mudik. Btw Mbak Gita punya kampung dan mudik jg kah?

    ReplyDelete
  3. Tahun ini saya tidak mudik , di karenakan semua keluarga ada di Jakarta. Kemungkinan akan mudik tahun depan.

    ReplyDelete
  4. Jadi kangen pengen mudik, tapi semua ada di Jakarta, hehe.. Sebaiknya memang sering istirahat dalam perjalanan ya, biar tetep fit, minim kecelakaan

    ReplyDelete
  5. Mudik harus sehat supaya bisa silaturahim ke keluarga besar yaaa.

    ReplyDelete
  6. Wah penting banget nih dibaca para pemudik. Kadang ngeri juga lihat kendaraan mudik, khususnya yang kendaraan pribadi yang over muatannya. bukan cuma penumpang tapi jubarang bawaan

    ReplyDelete
  7. setuju sangat dengan artikel ini. Mudik itu wajib sehat kendaraan, sehat lahir batin, sehat keuangan, sehat semuanya ya mba Git :). Btw, makasih yaa tips2 mudiknyaa...

    ReplyDelete
  8. Benar sekali Jangan sampai karena keinginan segera sampai di kampung halaman sampai tidak memperhatikan hal-hal yang berbahaya sehingga akan celaka

    Kalau demikian bukan kebahagiaan bertemu keluarga yang tidak akan tetapi sebuah kecelakaan

    ReplyDelete
  9. Iyess bener banget nih tipsnya, ga cuma kendaraan aja yang perlu persiapan buat mudik tapi juga fisik.Kak Gita mudik ga tahun ini?

    ReplyDelete
  10. Bener banget ya mba klo fisik sehat pasti nyaman mudik, klo memang lelah istirahat y, jgn dipaksa lanjut nyetir

    ReplyDelete
  11. Kangen mudik, tapi kayanya tahun ini blum bisa mudik. Hiks syedihhh

    ReplyDelete
  12. Itu beneran naik DOI mau ke Tasikmalaya? Hehehe...

    Kalau naik DOI itu, lewat Cianjur, lewat daerah saya. Jadi ingat masa2 ikut acara di ibukota. Pulangnya nagkel kalau ga marita, KB atau DOI. Soalnya rute bus itu termasuk DOI gak ke Tol Cipularang melainkan lewat Cianjur

    ReplyDelete
  13. Baru ngeh deh kalau mudik jarak jauh istirahatnya harus per 4 jam minimal, biasanya kita yang penting asal cepat sampai ya hehe... Tapi saya mah ga mudik eung, ga punya kampung halaman hehe..

    ReplyDelete
  14. Bener banget. Mudik mah harus siap fisik dan mental. FIsik ya sebab bakal menghadapi jalanan macet dan lama. Mental, ya sebab menghadapi kemacetan dan cuaca yang panas terik itu, mana saat puasa, kalo gak kuat, pasti bikin emosi. Dulu waktu kecil, aku sering mudik ke kampung halaman mama. Saat mudik itu sangat bikin stres. Bus yang penuh sangat menyeramkan. :D

    ReplyDelete
  15. Terutama untuk mudik ..memang harus sehat fisik..dan gak stress juga..


    Terkadang perjalanan mudik perlu waktu lebih dari 1 hari.. jangan sampai sakit diperjalanan...

    ReplyDelete
  16. Asik ya mudik bersama kompak pula. Ada pembagian tugas. Asik banget semua ada kontribusinya

    ReplyDelete
  17. Kadang suka lupa menyiapkan diri dalam kondisi yang fit. Thx tipsnya kak

    ReplyDelete
  18. saya kalau mudik suka tiba - tiba ga enak badan, entah kenapa memang sejak dulu suka gitu, udah sugesti kali yah, hiks jadi kalau mudik suka ga menikmati banget

    ReplyDelete
  19. Bukan cuma kesehatan org yg mau mudik ya mba. Tapi kesehatan kendaraan juga perlu diperhatikan.

    ReplyDelete
  20. apalagi yang diaatas aspal melewati malam... konsentrasi tinggi..

    ReplyDelete
  21. Alhamdulillah mudik tahun ini tidak ada Masalah :D

    ReplyDelete
  22. Mudik bukan hanya sekedar pelepas rindu keluarga. Selamat sampai perjalanan adalah tujuan kita. Barang bawaan juga harus di perhatikan, jangan berlebihan

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Review ( Pure Line Hijab Fresh Healthy & Bright

Mengunjungi MNC Vision Yang Memperkuat Branding Dengan Fasilitas DOLBY Audio