Awas Kolesterol Jangan Asal Ngemil

Kaget juga lihat hasil cek kolesterol diangka 200 lebih.Pikiran langsung flash back pada apa yang sudah dimakan.Rasanya semua masih dalam koridornya.Sarapan sebelum jam 9 pagi makan siang cukup dengan konsumsi sayur dan buah,minum juga normal sesuai anjuran.Seminggu 2x padahal maaih menyempatkan diri untuk olah raga.Dimana troublenya nih ? Dalam hati sambil terus mencari tahu penyebab kolesterol tinggi. "Gaya hidup menpengaruhi lho kak"terutama pola makan,dari yang goreng-goreng,bersantan sampai seefood" kata silvi salah satu dari 3 orang petugas kesehatan yang hadir untuk memberikan cek jantung kolesterol bagi blogger dan teman-teman media.Hari ini dalam rangka memperingati Hari Jantung Sedunia ( tanggal 29 Septelmber ) dan Hari Stroke Sedunia ( tanggal 29 Oktober ).

Peran Penting Blogger Bagi Pemberdayaan Perempuan

Ini adalah untuk ke tiga kalinya saya hadir di event yang diadakan oleh SerempakId ( Seputar Perempuan )Yang pertama di Dome Lebak Bulus,kemudian di Sari Pacific dan kemarin di Binus Fx lantai 6 Sudirman.

Serempak selalu konsentrasi pada Issue seputar anak dan perempuan.Kedepan serempak ingin menjadi portal interaktif yang menjembati bagi masyarakat terhadap issue-issue yang ada.Lebih kurang 100 blogger hadir untuk dapat menyebarluakan issue seputar perdagangan manusia ( traffiking) dan pelecehan seksual baik pada anak-anak atau perempuan.Bicara perempuan adalah bicara potensi keberhasilan ke depan.Meskipun faktanya masih banyak perempuan yang hanya fokus pada 4P ( Peraduan,Pinggang,Pigura,Pergaulan ).Dan lupa pada P yang ke 5 yaitu Pilar.Perempuan adalah pilar negara.Perempuan harus berdaya.Karena dari perempuanlah lahir potensi-potensi bangsa ini,jadi tak bisa dibayangkan kalau justru anak-anak yang dilahirkan  jati diri dan masa depannya hilang karena kasus pelecehan seksual yang dialaminya waktu kecil.

Harapan itu harus selalu ada dalam diri kita

Kejutan di hajatan Bank DKI

Ternyata Menjadi Bahagia itu Mudah

Batasi penggunaan gadget untuk kesehatan mata

Anakmu Bukan apa Maumu

Seorang anak ternyata sangat penting. Karena anak adalah anugerah, amanah dan titipan dari Allah SWT yang harus kita jaga, rawat dan besarkan dengan baik. Kehadiran anak dapat menciptakan suasana indah. Anak dapat menguatkan seorang ibu ketika menerima cobaan berat.Kehadiran anak membuat orang tua lebih bertanggung jawab. Adanya anak dapat menyempurnakan kehidupan dalam runah tangga.


Lantas,bagaimana kalau anak kita tidak sesempurna yang kita harapkan? Tidak memenuhi standarisasi kita sebagai orang tua? Bahkan penyandang disleksia?
Menyesal telah melahirkannya? Mau marah? Tidak mau merawatnya? Ingin meninggalkannya? Atau justru ingin selalu memeluknya tanpa lepas sedetikpun dari pandangan mata kita?
Disleksia berasal dari kata Yunani yaitu “dys” yang berarti kesulitan dan “leksia” yang berarti kata-kata.

Mari Kita Cegah Diabetes dengan CERDIK

Data WHO menunjukan pada tahun 2014,1 dari 10 penduduk yang berusia 18 tahun keatas menderita diabetes. Tahun 2015,total 415 juta orang dewasa dengan diabetes,naik 4xlipat dari 108 juta di tahun 1980an. Diperkirakan tahun 2040 akan naik lagi menjadi menjadi 642 juta. Hal ini tentu saja sangat mengerikan. Disaat gaya hidup sehat yang sering kali diabaikan oleh kebanyakan orang membuat timbulnya penyakit yang merugikan kesehatan tubuh.


Apa itu Diabetes?
Diabetes adalah satu kondisi dimana kadar gula ( Glukosa ) dalam darah tinggi. 
Diabetes ada 2 Tipe : 
Diabetes tipe 1: Biasanya diderita sejak anak-anak.Tidak diketahui apa yang menjadi  penyebabnya,dan tidak dapat dicegah.Dimana kondisi tubuh benar-benar berhenti memproduksi insulin,karena itu penyandang diabetes tipe ini sangat tergantung pada terapi insulin untuk kelangsungan hidup dan pemeliharaan kesehatannya.
Diabetes tipe 2 : Diderita hampir 90%orang diseluruh dunia. Dimana pankreas tidak cukup memadai untuk menghasilkan insulin atau tubuh tidak mampu menggunakan insulin yang tersedia dengan benar.