Bebelac Membantu Orang Tua Mengasah Daya Pikir Anak Agar Memiliki Hati Yang Besar


Tumbuh Sehat dan Prososial Bersama Bebelac

Seberapa besar hati anak anda? Pertanyaan di atas cukup repot ya di jawab...😁 Kalau seorang Ibu ditanya seberapa besar asupan nutrisi yang sudah diberikan untuk si Kecil, pasti dengan mudah akan dijawab. Ya, kita kadang atau bahkan belum tahu (paham) bahwa asupan nutrisi yang diberikan kepada buah hati kita sangat berhubungan erat dengan Kebesaran hatinya. Punya Rasa Peduli, cepat Tanggap, Tanggap Bersosialisasi.


kika : Shireen S, Prof Sapta, Bu Verauli, Mba Deska [dok @FebriantyRachma]


Memang tidak berhubungan lurus ya moms. Karena yang satu berhubungan dengan fisik dan yang satu lagi masuk dalam ranah psikis. Asupan nutrisi yang baik dan cukup harus disertai stimulasi yang baik juga agar si Kecil dapat tumbuh secara maksimal lahir batin.

Nah stimulasi ini yang perlu para orang tua terutama kaum ibu latih untuk rutin diberikan kepada si kecil. Momen ramadhan ini bisa jadi salah satu waktu yang pas untuk memberikan "pelajaran" agar daya empati yang berujung pada kebesaran hati si kecil dapat diasah.

Apa itu kebesaran hati?


"Kebesaran hati adalah ketika seorang anak punya empati, sayangnya empati saja tidak cukup. Mengapa empati saja tidak cukup? Karena empati butuh diwujudkan. Dalam bentuk apa? Aksi-aksi hebat dan ini adalah aksi-aksi prososial. Aksi prososial adalah aksi menolong seperti ketika mamanya membuat kue anak menolong mamanya, misalnya jagain adiknya, membantu memegang cetakan kue. , aksi berbagi contohnya ketika kuenya hanya dua maka dipotong-potong untuk bisa dibagi dan juga aksi berkerja sama yaitu membereskan mainannya bersama-sama. Bahkan anak dapat diajak bekerja sama untuk memecahkan konflik saat dia berantem sama adiknya. Kapan orang tua turun tangan? Ketika masing-masing dari anak bersikeras mempertahankan pendapatnya. Disinikan role model sebagai orang tua dibutuhkan langsung." Roslina Verauli, M.Psi 


Roslina Verauli, M.Psi [dok @FebriantyRachma]

Sebagai seorang ibu yang memiliki anak balita berusia 4 tahun, saya pun saat ini dalam masa mengajarkan empati kepada anak saya. Iklan  di bulan Ramadhan di TV menjadi salah satu alat bagi saya untuk menjelaskan pentingnya memiliki empati kepada sesama. Anak bisa melihat dan belajar dari adegan yang dilihatnya dan orang tua dapat menjelaskan maksud iklan tersebut. Iklan yang saya maksud tentunya yang sesuai dengan usia si kecil ya..

Action speak loud. Ini jadi cara yang menurut saya paling efektif. Memberikan contoh langsung ke anak. Suatu saat saya ajak buah hati saya berbelanja ke supermarket. Saat sedang asik berbelanja, kami melihat seorang ibu tanpa sengaja menjatuhkan barang di rak display. Saya pun menghampiri ibu tersebut dan membantunya merapikan barang-barang yang terjatuh. Setelah selesai sambil melanjutkan berbelanja, saya sampaikan ke anak saya perlunya kita membantu orang, sekali lagi,tentu dengan bahasa yang dimengerti anak saya.


Haro, yang Tanggap dan Hebat [dokpri]

"Pelajaran" di supermarket yang pernah saya sampaikan membekas lho moms di anak saya. Satu saat kembali saya ajak anak saya ke supermarket. Tetiba anak saya memanggil saya dan menunjuk satu kotak puding yang terjatuh dari rak nya. Ternyata trolley seorang ibu menyenggol kotak tersebut hingga terjatuh dari rak displaynya. Saya hanya memberikan kode dengan menganggukkan kepala dan anak saya langsung mengambil kotak puding tersebut dan meletakkan kembali sesuai tempatnya. Si ibu yang menjatuhkan kotak puding pun tersenyum dan mengucapkan terima kasih kepada anak saya. Senyum sumringah menghiasi wajah anak saya. Saya berikan acungan jempol sambil berkata " anak mama hebat ya.


Tertawa bikin nggak stres [dok Bebelac]

Terkesan klise ya moms. Namun sangat penting untuk memberikan reward apabila anak telah berbuat baik. Keseimbangan IQ (Intellectual Quotient), EQ (Emotional Quotient) dan SQ (Spiritual Quotient) merupakan syarat mutlak agar si kecil tumbuh menjadi pribadi yang sehat dengan kebesaran hati yang hebat.

"Saya selalu memberikan pujian untuk hal-hal kecil yang anak lakukan. Tidak berlebihan tetapi ini berdampak langsung pada PDnya (Percaya diri) anak saya. Saya easy going aja mengasuh anak dan menjadi ibu bagi 3 anak saya. Karena menikmati peran sebagai ibu ini adalah mahal harganya"kata Shireen Sungkar.


Foto bersama Shireen mamud yang easy going [dokpri]


"Menjadi orang tua ternyata adalah terus belajar setiap hari. Bebelac mengajak orang tua mengasah kebesaran hari anak seiring kemampuan daya pikir sekecil. Bebelac percaya bahwa anak yang memiliki kebesaran hati yang berkembang seiring dengan daya pikirnya akan tumbuh menjadi anak Hebat dengan Tanggap yang lengkap, yang memiliki rasa peduli, cepat tanggap, dan tanggap bersosialisasi. ada flash card dari bebelac yang bisa diterapkan dirumah, sesuai dengan tumbuh dan tahapam anak usia anak 1-5 tahun" Deska Hapsari Nugrahaini, Marketing Manager Bebelac.


Pemenang Doorprize bersama mba Deska [dok Bebelac]

Kebesaran hati yang menghasilkan empati itu butuh dilatih dan dan bisa dilakukan sejak dini. Dimana semua ini juga tergantung nutrisinya yang diberikan setiap hari pada anak.

Prof. Dr. dr. Saptawati Bardosono, M.Sc selaku Dokter Pakar Nutrisi mengatakan bahwa pada usia di atas satu tahun, kemampuan daya pikir, intelektual, emosi dan sosial berkembang sangat pesat. Masa inilah saat yang tepat bagi orang tua memperhatikan asupan nutrisi anak agar ia dapat tanggap secara intektual, emosi dan sosial. Kesehatan pencernaan merupakan faktor penting, karena dapat mempengaruhi penyerapkan nutrisi optimal yang dibutuhkan oleh si kecil. Pemenuhan nutrisi secara tepat sesuai kebutuhan setiap tahap anak akan mendukung berkembangnya daya pikir anak dan emosi,


Prof Sapta [dok Bebelac]


Berkaitan dengan nutrisi, Bebelac susu pertumbuhan dilengkapi dengan Fish Oil serta omega3 dan omega 6 yang ditingkatkan. Juga ada Fosgos 1.9 yang hanya terdapat pada susu Bebelac, vitamin dan mineral menjadi salah satu sumber nutrisi si kecil. Untuk mendukung tumbuh kembangnya dengan optimal.

Empati adalah kemampuan untuk mengolah rasa yang harusnya dimiliki semua orang, sekalipun itu anak-anak. Mengajarkan anak untuk berempati sejak dini sangat penting karena hal tersebut dapat membantu dan menjalin hubungan dengan orang-orang di sekitarnya.


Bahagia itu harus diekpresikan [dok Bebelac]


Sungguh, ini adalah acara Gathering yang luar biasa sarat dengan edukasi bagi kami Momblogger. Pertemuan hangat dan dekat di Hotel Four Point by Sheraton tanpa sekat dengan narasumber-narasumber yang mumpuni membuat kami merenung bahwa kebaikkan sekecil apapun yang kita lakukan akan langsung ditiru oleh si kecil. Semoga kedepan kegiatan Bebelac Ramadhan Campaign yang sudah dilakukan sejak tahun 2016 dapat terus berjalan. Agar semakin banyak orang tua yang memahami cara mengasah kemampuan daya pikir anak seiring dengan aspek kebesaran hatinya. Amin

Good Luck Bebelac!

45 comments :

  1. menginspirasi sekali bu. walaupun saya masih terbilang baru menjadi ayah (3 bln) saya mendapat insight baru dari tulisan ini. ada hal baru yang sama sekali tak terpikirkan sebelumnya yaitu melatih kebesaran hati. bahkan yang tua pun kadang luput akan kebesaran hati. masa kecil adalah adalah masa yang tidak bisa terulang. penting sekali untuk jeli mendidik si kecil setiap waktunya. pembelajaran ini tentu sangat penting sebelum akhirnya sang buah hati mengenyam pendidikan di meja sekolah ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih sangat pak Miko sudah berkenan mampir di blog saya. Iya pak nampak sepele tetapi si kecil akan melakukannya berulang kalau kita beri kekuatan bahwa dia hebat. Alhamdulillah pak semoga bermanfaat ya

      Delete
  2. Fahmi di rumah minum susu bebelac lho Mbak. Suka banget ia. Sebagai orang tua yang ga yakin apakah asupan nutrisi anak sudah tercukupi atau blm, saya selalu menyediakan susu sebagai pelengkap nutrisi yang dibutuhkan anak. Biar Fahmi jadi anak yang cepat tanggap juga hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba Okti kandungan nutrisinya ya membantu anak cepat tanggap dan hebat

      Delete
  3. Yup, mengajarkan empati itu sangat penting kepada anak. Tentunya dengan selalu distimulasi dan nutrisi terbaik untuk hasil yang optimal

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dari kecil sudah ditanamkan langsung, Insya Allah makin besar akan diulang diulang dan diulang

      Delete
  4. golden age nya anak memang ada di usia segitu ya. Jadi harus optimal banget asupan nutrisinya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mas, makanya nggak boleh abai pada masa ini. Terutama pesan ibu untuk masalah nutrisi anak.

      Delete
  5. BEBELAC ayo dooong, bikin acara parenting workshop juga di Surabayaaaa
    Ortu jaman now perlu banget update ilmu seperti ini
    --bukanbocahbiasa(dot)com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah colek langsung mba Deska nih hahaha, semoga sampai Surabaya ya mba Nurul campain ini

      Delete
  6. Bunda ros enak banget kalau kasih materi, gak bikin ngantuk🤣 setuju deh dengan : orangtua memberikan contoh langsung ke anak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya hahaha, kayak story telling aja ya tahu tahu udah sejam

      Delete
  7. Sungguh info ini harus dicatat bagi aku yang mempersiapkan kehadiran buah hati. Baru tau ni kakau Bebelac susu pertumbuhan dilengkapi dengan Fish Oil serta omega3 dan omega 6 yang ditingkatkan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai mba Ratna. Wah seru ya semoga lancar ya lahirannya nanti. Anak sehat juga mamanya. Aamiin

      Delete
  8. Keponakan aku juga pernah minum susu Bebelac, anak yang minum susu Bebelac ini badannya gendut Dan pintar

    ReplyDelete
  9. Info yang berfaedah banget jadi aku mengetahui kalo udah punya baby mana yg harus ku kasih yah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kak, semoga segera hadir ya baby lucu untukmu. Aamiin

      Delete
  10. Waaaah seru banget ya mb gita acara gathering nya. Mana mb gita ketemu idola pula haha. Shireen sungkar😁 bermanfaat banget informasinya hehe. Jadi tau nih susu bebelac.. buat anak kelak hik hik

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kembaran eeeaaa. Makasih ya udah mampir

      Delete
  11. Bermanfaat banget itu ilmunya, bisa diterapkan ke anak sedari kecil, juga untuk lebih membuka wawasan dan pola pikir orang tua.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kak, mengajarkan empati simpati dan kebaikkan hati bukan seperti membalikkan telapak tangan . Ada proses dan role model

      Delete
  12. Mengajarkan anak untuk berempati memang harus dari mereka kecil ya mba. Informasinya sangat bermanfaat banget buat bekal untuk mendidik anak nanti😀

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya . Kelak akan terus tertanam Insya Allah

      Delete
  13. Anak yang sehat, pintar dan memiliki kebesaran hati bisa jadi anak yang luar biasa. Point pentingnya adalah memiliki kebesaran hati, ahh...anak idaman itu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kak, baca kata katanya aja udah bikin haru ya apalagi liat anak bisa mengaplikannya. Great!

      Delete
  14. Mengajarkan anak-anak empati itu memang harus sejak kecil, dan dukungan asupan yang tepat akan membuatnya tumbuh optimal menjadi anak yang cerdas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yes mas awan. Semua harus ada dan seimbang.

      Delete
  15. Asupan gizi yang tepat dengan kandungan nutrisi yang cukup mbuat pertumbuhan anak jadi bagus ditbah dengan pelajaran ttg kecerdasan psikologis membuat pertumbuhan sempurna

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar banget. Semoga bermanfaat ya informasinya. Salam hangat

      Delete
  16. Aku suka banget kalau membahas parenting kayak gini, macem belajar dari para ibu yg udah berpengalaman. Terima kasih sharingnya bund :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama sama mba Nurul sharing bermanfaat harus kita teruskan ya agar ibu diseluruh penjuru negeri makin paham.

      Delete
  17. Fish oil, omega 3 dan omega 6 wah memang bebelac kalau punya kandungan itu sangat mencerdaskan anak loh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya pak Unggul. Makin lengkap membantu anak Tanggap dan Hebat

      Delete
  18. alhamdulillah anak saya usia 7 tahun dah punya empati
    kalau liat pengemis apalagi yang cacat dan sudah tua pasti sibuk nyuruh saya kasi uang
    klu liat orang tua yg sudah uzur jualan dia pasti suruh beli
    empati memang hadir di hati anak saat kita memberikan teladan
    tp nutrisi juga berpengaruh ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah alhamdulillah ya luar biasa. Iya mba Nutrisi sangat berpengaruh untuk anak Tanggap

      Delete
  19. Aku jadi banyak belajar dengan tulisan ini mbak, gimana jadi orang tua buat anak2. Moga aja nanti bisa ngajarin anakku berempati dan simpati dan jadi teladan buat mereka.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin. Niat sudah ada nanti kan tinggal praktekan ya mba Fan. Karena orang tua model langsung bagi anak anaknya.

      Delete
  20. Ketika susu-susu lain sibuk mengajarkan keterampilan kognitif, spasial, verbal, dan semacamnya, ternyata Bebelac ngajak belajar keterampilan empati. Hebat ya, lain daripada yang lain.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pondasi dasar ya yang sudah ditanamkan sejak anak anak ya ini.

      Delete
  21. Iya setuju nih dgn materi parentingnya...hrs diajarkan dari kecil n jd pembiasaan biar jd karakter.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kak, belajar terus juga jadi orang tua

      Delete
  22. Haro..ini anak mba gita ? Ih..ko baru tau..gemesin :D
    menarik materi yg dipaparkannya, melatih anak untuk memiliki sikap empati sejak dini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah semoga bermanfaat ya .Makasih mba Sie

      Delete
  23. iya ya mbak, kalo anak di kasih pengertian akan kesalahan bukan memarahi dia malah lebih baik buat dia ya

    ReplyDelete