Dukungan Ayah Dalam Menyusui Adalah Kekuatan Ibu



Dulu waktu hamil pertama kali, almarhumah ibu nggak bosan- bosan mengingatkan saya agar mulai rajin memassage payudara ketika waktu santai. "Karena nanti nggak akan repot repot lagi untuk urusan menyusui begitu anak lahir. Karena puting dan dan diri kamu sudah siap untuk menyusui."katanya


[dok Blogger]


Saat ini di rumah-rumah sakit juga sudah mensosialisasikan yang namanya Inisiasi Menyusui Dini (IMD)  Yaitu memberikan ASI saat anak baru lahir, dengan proses anak di taruh di dada sang ibu dan bayi dibiarkan untuk mencari ASI secara alami melalui puting ibunya.

Ini adalah kegiatan bonding pertama kalau buat saya yang luar biasa. Bayangkan dengan kuasa Allah SWT bayi akan langsung mendapatkan asupan makanan untuk pertama kalinya yang bernama kolostrum.

Pemukulan gong oleh Menteri Kesehatan [dok Blogger}



Kolostrum atau jolong adalah susu yang dihasilkan oleh kelenjar susu dalam tahap akhir kehamilan dan beberapa hari setelah kelahiran bayi. Kolostrum manusia dan sapi warnanya kekuningan dan kental. Kolostrum penting bagi bayi mamalia karena mengandung banyak gizi dan zat-zat pertahanan tubuh. Wikipedia

Kegiatan menyusui adalah kodrat perempuan selain melahirkan. Pokoknya jangan sampai nggak menyusui deh. Makanya sejak hamil perlu persiapan dan dukungan mental dari pasangan. Karena pemberian ASi eksklusif manfaatnya banyak sekali, seperti :

[dok Kemenkes]


Sistem kekebalan tubuh bayi lebih kuat.
Membuat Si Kecil Cerdas
Berat badan ideal.
Tulang bayi lebih kuat.
Mendapat limpahan kolesterol.
Mengurangi risiko terjadinya sindrom kematian bayi mendadak (SIDS).
Memperkuat hubungan ibu dan anak.
Tubuh lebih cepat langsing.
KB alami.
Mengurangi perdarahan.
Risiko terkena kanker menurun.
Hemat uang.

Fakta: Payudara turun bukan karena menyusui tapi terjadi sejak hamil. Kondisi ini terjadi karena perubahan hormon yang menyebabkan ligamen di payudara kendur dan meregang. Jadi jangan ragu dan percaya dengan mitos-mitos yang justru akan menghambat pemberian ASI bagi buah hati ya.


[dok Kemenkes]


Banyak ibu yang mendengar pendapat dari banyak pihak soal menyusui dan ASI. Saking banyaknya, sampai-sampai menyulitkan wanita mana yang benar dan tidak.

Pentingnya Inisiasi Menyusu Dini (IMD) agar anak lebih sehat dan memiliki imun tubuh yang kuat dari ASI. Menyusui sangat penting dalam pembangunan kesehatan, juga meningkatkan kualitas bonding ibu dengan anak
[dok Blogger]

Dalam rangka pekan ASI sedunia Kementrian Kesehatan mengadapakan workshop yang bertema "Ayah dan Ibu Kunci Keberhasilan Menyusui "dimana acara ini menghadirkan 3 nara sumber sekaligus yang hadir dalam talkshow ada dr. Eny Gustina, MPH,
Ir. Retno Damayanti Gobel, dan Sogi Indra Dhuaja (Ayah ASI)

Mas Sogi sebagai volunteer Ayah ASI bercerita tentang gerakan Ayah ASI yang mendapat respon sangat luar biasa dari para Ayah atau calon ayah. Dalam satu tayangan video pagi itu diputar salah satu aktivitas gerakan Ayah Asi ini adalah bagaimana mengenal puting susu dan cara mengendong bayi. Seru!

Karena melalui dukungan ayah, membuat ibu jadi percaya diri ketika memberikan ASI ke buah hati. Intensi ibu menyusui sangat dipengaruhi oleh ayah, dibandingkan orang lain, walaupun tentunya dukungan keluarga besar, tetangga dan teman juga sangat dibutuhkan.

[dok Kemenkes]


Hormon bahagia yang didapat ibu dari dukungan yang diberikan ayah, akan berkontribusi memacu hormon prolaktin yaitu hormon pelancar ASI.

Ibu Menteri Kesehatan, Nila Farid Moeloek "Keberhasilan Menyusui Menuju Masyarakat Sehat Indonesia Kuat, karena dapat mengurangi tingkat stunting di Indonesia"

Stunting adalah sebuah kondisi di mana tinggi badan seseorang jauh lebih pendek dibandingkan tinggi badan orang seusianya. Penyebab utama stunting adalah kekurangan gizi kronis sejak bayi dalam kandungan hingga masa awal anak lahir yang biasanya tampak setelah anak berusia 2 tahun


[dok Blogger]


Peran serta semua pihak dalam memberikan dukungan pemberian ASI Eksklusif dapat menciptakan generasi penerus bangsa yang kuat dan maju.Seperti kedepan akan makin banyak ruang-ruang publik yang menyediakan tempat ibu menyusui yang nyaman dan aman.


Yang dapat dilakukan Ayah ASI :
1. Menemani istri dalam memperoleh informasi yang benar seputar menyusui.
2. Memberi dukungan kepada ibu agar tetap semangat menyusui.
3. Lebih banyak menghabiskan waktu bersama buah hati.
4. Tidak takut untuk terlibat dan juga belajar dalam proses menyusui.
5. Memastikan bahwa istri memiliki asupan nutrisi yang cukup saat menyusui.

Ternyata ada hukumnya juga lho apabila ada pihak-pihak yang menghambat pemberian ASI. Jadi Peran serta semua pihak dalam memberikan dukungan pemberian ASI Eksklusif dapat menciptakan generasi penerus bangsa yang kuat dan maju. 

So, jangan ragu untuk memberikan ASI buat buah hati ya bu.







1 comment :