Kenali Dirimu Maka Akan Memudahkan Langkahmu

Coba ceritakan siapa dirimu dalam waktu 2 menit" kata seorang trainer public speaking pada para peserta training satu demi satu. Suasana kelas langsung ramai dengan kasak kusuk peserta yang mulai bersiap-siap  merangkai kata. Ada yang pasang mimik tegang,ada yang mencoba tenang sambil menghapal dan tidak sedikit yang menggunakan tangannya untuk lebih meyakinkan apa yang akan disampaikannya  nanti. Ketika tiba giliran maju satu demi satu,suasana makin meriah. Ada peserta yang dengan sangat percaya diri menceritakan dari A sampai Z siapa dirinya. Ada yang kebanyakan senyum-senyum dibandingkan kata-kata yang dikeluarkan. Dan ada juga yang hanya menceritakan 1 sampai 3 hal saja yang menyangkut tentang dirinya. Seperti nama,status dan pekerjaan.

Untuk sebagian orang, dapat menceritakan siapa dirinya secara detail dan runut bukan hal yang mudah. Tetapi ada juga tipikal orang  justru sebaliknya,  dipancing satu pertanyaan saja,jawabnya bisa mengalir deras. Kadang susah di stop hehe.

Apa yang membedakan ya? Ada orang yang begitu pede bercerita tetapi ada yang begitu amat sulit berkata-kata. Pun yang diceritakan menyangkut dirinya.

Kalau diperhatikan belum tentu si cerewet akan runut bercerita dibanding si pendiam. Bisa jadi yang satu loncat-loncat yang satu lagi terformat. Benar nga?

Tampil atau bercerita didepan buat sebagian orang membutuhkan keberanian yang luar biasa. Dari pengalaman mengamati orang-orang yang secara reflek maju kedepan atau menyodorkan diri untuk tampil ke depan dalam berbagai acara,entah kedepan untuk mengikuti games-games,atau berdiri untuk bertanya atau dengan spontan menjawab pertanyaan. Dan bahkan bercerita.

Mereka ini adalah orang-orang yang tidak memikirkan salah atau benar dulu. Tidak juga takut terlihat nga keren atau bahkan  bagus tidaknya ketika bercerita di depan. Mereka pokoknya happy aja,positip thinking.

Kalau mengutip kata ahli mau tampil kedepan saja sudah point. Walaupun memang tetap beda spontanitasnya antara anak-anak dan orang dewasa ketika maju. Kalau anak-anak nga ada beban kalau orang dewasa ya itu banyak a,b,c yang dipikirkan hehe.

Tetapi memang kemampuan bercerita seseorang kadang dipengaruhi juga dengan seberapa jauh orang tersebut mengenal dirinya. Makin kenal maka makin banyak hal yang dapat diceritakan.
Pun sebaliknya bingung tentang dirinya,yang bakal bingung juga mau mulai dari mana bercerita.

Bercerita tentang diri sendiri,kayak menulis ya? Mau mulai dari mana. Point-point apa yang akan kita ceritakan. Bagaimana cerita nga ngelantur kesana-kemari. Fokus pada apa yang mau diceritakan. Apalagi bisa runut,wah keren ya, jadi lengkap apa yang akan disampaikan.

Saya ambil contoh cerita ibu 2 anak yang sangat ekpresif dan runut ceritanya di kelas kemarin. Katanya begini " Nama saya Baby,saya adalah ibu Rumah Tangga dengan 2 anak. Anak saya yang pertama bernama Rayyan usia 7 tahun kelas 2 SD sedangkan yang ke dua bernama Haro usia 1,5 tahun. Kegiatan saya selain mengurus mereka berdua juga membantu usaha suami yang buka galeri batu pualam. Sejak saya menikah 10 tahun yang lalu saya memang memutuskan keluar dari pekerjaan saya dan konsen pada bisnis keluarga.

Kalau kita perhatikan orang yang dapat menceritakan siapa dirinya selain runut dan percaya diri adalah karena orang tersebut sudah mengenali siapa dirinya dengan kelebihan dan kekurangannya. Sudah tahu juga apa yang dicari dan apa yang tidak penting bagi dirinya.

Kemudian kebanggaan akan diri juga ada. Bangga dalam hal ini bukan yang bersifat pamer ya? Tetapi bangga ketika menyebutkan nama,pekerjaan dan status.

Mari kita tanya pada diri kita masing-masing? Sejauh mana kita mengenal diri kita? Banggakah kita? Kalau jawabnya tidak bangga. Maka pantas saja,ketika bercerita bingung tentang diri sendiri.

Kenalilah dan banggalah siapa diri kita dengan kelebihan dan kekurangannya, maka akan memudahkan langkah kita  dalam berbagai hal,dalam berbagai rencana.

November Rain 2016

Comments

  1. Jadi mikir, kalau diberi waktu 2 menit kira-kira aku bakalan bilang apa yah? Pasti langsung blank.. Hehehe

    Aku Rinrin, single dan seorang blogger... gini bisa nggak yah?

    ReplyDelete
  2. Xixixi....bisa diterusin berharap dpt pasangan bla bla bla.jad blogger sejak? Bloggeradalah? dsb dll.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Kanker Serviks Kenali Dan Jauhi Sejak Dini

Obat Anyang- Anyangan Akhirnya Datang Juga, Uricran Namanya