Semua Orang Harus Unggul Termasuk.Penyandang Disabilitas


Kaki kaki kecil ini bergerak lincah tanpa beban membawakan tari nyamko rambe yamko. Pun mengalami keterbatasan pada fisiknya tak menghambat keceriaan mereka untuk tampil membawakan atraksi tarian. Ya  adik adik dari Yayasan Santi Rama pagi ini menjadi bagian dari peringatan hari Disabilitas sedunia yang bertempat di Kementrian Kesehatan jalan Rasuna Said,Kuningan Jakarta Selatan.


Foto bersama penyandang Disabilitas [dokpri]

Peringatan Hari Disabilitas Intenasional 2019, diselenggarakan lintas kementrian kesehatan (Kemenkes) RI yang bekerjasama dengan Kemensos RI dan stage holder lainnya. Dari data yang ada. Penyandang disabilitas kebanyakan usia 60 tahun dengan dominan perempuan lebih banyak dan ini terjadi di perkotaan.

Paradigma disabilitas saat ini berubah. Kalau dulu hanya ditangani stage holder tertentu kalau sekarang tidak berlaku lagi. Karena seluruh stage holder harus berperan aktif

Hari Disabilitas Internasional tahun ini mengambil tema "Indonesia inklusi SDM  Unggul" Yaitu untuk lebih mensosialisasikan para penyandang disabilitas, agar tetap dapat bersanding mandiri bagi keluarga dan lingkungan dan tentunya bagi dirinya sendiri.

Lantas bagaimna juga dengan mereka mereka yang masuk usia lanjut dan mengalami juga keterbatasan fisik apakah mereka juga masuk dalam disabilitas ini? Jawabannya adalah iya.

Pemukulan gong oleh Dirjen p2ptm [dokpri]


"Usia harapan hidup masyarakat Indonesia meningkat dari tahun ke tahun, tetapi pada kondisi usia tertentu sudah berkurang produktivitasnya. Maka disini individu akan jadi bagian juga dari Disabilitas" Muhammad Subuh Dirjen p2ptm kemenkes RI

Orang yang awalnya produktif tetapi karena kondisi tertentu misalnya kecelakaan sehingga membuat dirinya tidak produktif lagi, maka mereka ini juga masuk jadi bagian kaum disabilitas.

Karena pada akhirnya mereka harus diam begitu saja. Bahkan kadang lingkungan  masyarakat sudah menganggapnya tidak mampu melakukan apa- apa lagi. Nah ini yang akhirnya diperlukan penyandang disabilitas bukan pada penyembuhannya saja tetapi  adalah pada pola pikir. Karena masyarakat adalah subjek bukan objek.

Disabilitas ini bukan hanya dalam konteks kesembuhan semata atau upaya membuat berdaya dan produktif, namun bisa melakukan upaya pencegahan dan peningkatan status kesehatan masyarakat Indonesia sejak awal.

Teman2 penyandang Disabilitas yang hadir [dokpri]

Rehabilitasi medik adalah  upaya mengurangi dampak kondisi Disabilitas dan memungkinkan penyandang disabilitas tetap produktif. Rehabilitasi medik yaitu evaluasi pemeriksaan fisik yang dibantu pemeriksaan penunjang menghasilkan diagnosis KFR dalam bentuk identifikasi adanya impairmen, Disabilitas dan partisipasi.

Disabilitas harus mendapatkan hak yang sama sebagai anggota masyarakat.

Pemenuhan hak dan kewajiban adalah satu kesatuan yang harus dimiliki sebagai warga negara.

Blogger hadir dalam peringatan hari Disabilitas sedunia [dokblogger]

"Yang menghambat disabilitas adalah lingkungan, pemerintah dan penyandang disabilitas itu sendiri "kata dokter heni dalam materinya Kebijakan Masyarakat Inklusi dalam Mendukung Pemenuhan hak-hak Disabilitas.

Jadi semua orang harus unggul, termasuk disabilitas. Disabilitas menjadi tanggung jawab negara, yaitu memberikan sarana dan prasarana untuk para Disabilitas.Meskipun hambatan komunikasi masih ditemui oleh penyandang disabilitas khususnya di ruang publik seperti rumah sakit.

#IndonesiaInklusiDisabilUnggul



No comments :

Post a comment