Cek Kesehatan Langkah Awal untuk Hidup Sehat

14 comments

Kesehatan diri sendiri adalah investasi paling berharga dalam hidup kita. Ketika kita memiliki tubuh dan pikiran yang sehat, kita dapat menjalani hidup dengan lebih bahagia, produktif, dan menikmati setiap momen dengan lebih maksimal. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk selalu menjaga dan merawat diri sendiri agar dapat terus berkembang dan mencapai tujuan hidup kita. 

Doc Google

Kesehatan diri sendiri adalah aspek penting dalam hidup yang mencakup beberapa dimensi, antara lain:

1. Kesehatan Fisik : Kondisi tubuh yang sehat, termasuk nutrisi yang baik, olahraga teratur, dan istirahat yang cukup.

2. Kesehatan Mental : Kemampuan untuk mengelola stres, memiliki pikiran positif, dan mengatasi masalah emosi.

3. Kesehatan Emosi : Kemampuan untuk mengenali, mengelola, dan mengekspresikan emosi dengan sehat.

4. Kesehatan Sosial : Hubungan yang sehat dengan orang lain, termasuk keluarga, teman, dan komunitas.

5. Kesehatan Spiritual : Pencarian makna dan tujuan hidup, serta hubungan dengan sesuatu yang lebih besar dari diri sendiri.

Dengan memperhatikan semua aspek ini, kita dapat meningkatkan kesehatan diri sendiri dan menjalani hidup yang lebih seimbang dan bahagia.

Makanya ketika mendapat info melalui WhatsApp ( WA ) Chatbot Kementerian Kesehatan Indonesia ada Cek Kesehatan Gratis ( CKG ) saya antusias untuk mendaftar. 

WA Chatbot Kemenkes

Cek Kesehatan Gratis Kemenkes ini tidak hanya diberikan untuk orang dewasa. Bayi, anak bahkan lansia juga dapat menggunakan fasilitas ini. Syaratnya hanya mendaftar melalui WA atau aplikasi SatuSehat dengan mendownload terlebih dahulu. Kemudian akan muncul nomor pendaftaran yang akan kita berikan saat kita datang untuk melakukan cek kesehatan.

Bagi teman - teman yang sudah memiliki aplikasi SatuSehat tinggal masuk saja, klik Fitur, klik tiket pemeriksaan, ikuti petunjuk yang diberikan dan jangan lupa untuk mengisi skrining mandiri terlebih dahulu. 

Kemudian pilih tanggal dan lokasi  pemeriksaan mau dimana dan cus deh pada hari H dengan puasa dulu ya malam karena ada cek Laboratorium. Saya kemarin puasa mulai pukul 22.00 wib sampai cek lab selesai baru minum, dilanjutkan dengan pemeriksaan gigi, ada juga cek tensi, serta IVA test.

Aplikasi SatuSehat

IVA test adalah singkatan dari "Inspeksi Visual Asam Asetat," sebuah metode skrining sederhana untuk mendeteksi dini kemungkinan kanker serviks. Pemeriksaan ini dilakukan dengan mengoleskan larutan asam asetat (\(3-5\%\)) pada leher rahim dan mengamati apakah muncul bercak putih.

Bercak putih ini menunjukkan adanya sel abnormal atau prakanker.                   

Cara kerja IVA test     

Persiapan: Saya diminta berbaring, posisi persis seperti orang akan melahirkan. Kemudian alat spekulum dimasukkan ke dalam vagina untuk membuka leher rahim.

 Pengolesan asam asetat: Gumpalan kapas yang sudah dibasahi larutan asam asetat (\(3-5\%\)) dioleskan secara perlahan pada leher rahim. Petugas juga menginformasikan akan ada reaksi yang kita rasakan dengan pengolesan asam asetat ini, sekejap aja. Saya sih fokus mengingat 27 tahun lalu melahirkan secara normal jadi nggak ada merasakan apa - apa. Hiks! 

Pengamatan: Petugas medis menunggu sekitar satu menit untuk melihat reaksi. Jaringan serviks yang sehat tidak akan berubah warna, sedangkan sel abnormal akan terlihat bercak putih.  

Hasil: Negatif: Tidak ada bercak putih, artinya area tersebut tampak normal dan tidak ditemukan kelainan.  

Positif: Muncul bercak putih yang menandakan adanya sel abnormal. Ini bukan diagnosis pasti kanker, tetapi memerlukan tindak lanjut dengan pemeriksaan lebih lanjut, seperti biopsi.   

Petugas IVA test dokpri

Dokpri

Alhamdulillah hasil deteksi dini kanker payudara dan kanker leher rahim baik, tidak ditemukan indikasi apapun. Hanya tensi sedikit naik kemarin dari biasanya normal 120 naik 140. Pun kata dokter untuk seusia saya masih aman, tegang kali ya mau menjalani tahap demi tahap pemeriksaan. Ha ha ha.

Penggunaan aplikasi cek kesehatan dapat menjadi alat yang berguna dalam memantau dan meningkatkan kesehatan diri sendiri. Berikut beberapa manfaat dan tips untuk menggunakan aplikasi cek kesehatan:

Manfaat

1. Pantau kesehatan: Aplikasi cek kesehatan dapat membantu memantau tekanan darah, gula darah, dan parameter kesehatan lainnya.

2. Deteksi dini : Beberapa aplikasi dapat mendeteksi gejala penyakit atau kondisi kesehatan tertentu.

3. Pengingat : Aplikasi dapat mengirimkan pengingat untuk minum obat, olahraga, atau melakukan cek kesehatan.

4. Catatan kesehatan : Aplikasi dapat menyimpan riwayat kesehatan Anda, sehingga Anda dapat memantau perubahan dan kemajuan.

Tips :

1. Pilih aplikasi yang terpercaya : Pastikan aplikasi yang teman- teman gunakan memiliki reputasi baik dan dikembangkan oleh profesional kesehatan.

2. Isi data dengan akurat : Pastikan kamu mengisi data kesehatan dengan akurat dan jujur.

3. Gunakan secara teratur : Gunakan aplikasi secara teratur untuk memantau kesehatan diri.

4. Konsultasikan dengan dokter : Jika teman- teman memiliki pertanyaan atau kekhawatiran tentang hasil cek kesehatan, konsultasikan dengan dokter.

Dengan menggunakan aplikasi cek kesehatan secara efektif, kita dapat memantau kesehatan diri sendiri dan membuat keputusan yang lebih tepat tentang perawatan kesehatan pribadi.

So, kalau teman - teman sudah menggunakan Cek Kesehatan Gratis juga, sharing dong pengalamannya. Sehat selalu. Aamiin.

            





Newest Older

Related Posts

14 comments

  1. Wah informatif kak Gita. Sudah lama pengin pap smear tadi ditunda-tunda, jadi diingatkan di artikel ini agar rajin untuk melakukan check up tubuh agar lebih terkontrol. Salam hangat kak Gita.

    ReplyDelete
  2. Tulisan yang sangat inspiratif. Penting memang cek kesehatan di usia2 produktif seperti saya juga yang sudah menginjak umur 37 tahun. Apalagi tiap hari bertemu dengan pasien yang sakitnya bermacam-macam. Jadi sadar akan kesehatan diri sendiri. Apalagi sekarang sudah ada aplikasi Satu sehat yang memudahkan kita untuk berobat dan cek kesehatan di faskes atau lokasi cek kesehatan graatis

    ReplyDelete
  3. Saya setuju sekali ini Mbak.
    Kesehatan memang nomor satu dan jadi kunci utama. Kalau sehat, makan apa saja enak. Jadi lancar beraktivitas. Dan ternyata bukan hanya kesehatan fisik yang harus dijaga. Kesehatan mental, sosial, emosi dan spiritual juga. Dan Alhamdulillah pemerintah memberikan akses gratis untuk cek kesehatan

    ReplyDelete

  4. Saya belum pernah, Mbak. Ya paling kalau ada event aja yang menawarkan cek kesehatan. Tapi, pengen yang bener-bener ke rumah sakit gitu. Apalagi kalau udah usia segini, rasanya pengen tau juga secara menyeluruh hasilnya.

    ReplyDelete
  5. Tulisan ini reminder yang lembut tapi nendang. Kadang kita terlalu sibuk sampai lupa kalau tubuh juga butuh dicek dan dirawat. Aku suka cara Kak Gita menyampaikan tanpa menggurui, tapi justru terasa seperti sahabat yang mengingatkan. Bener banget, langkah kecil seperti cek kesehatan bisa jadi bentuk sayang pada diri sendiri.

    ReplyDelete
  6. aku udah CKG tahun lalu, alhamdulillah semua normal walau kurang puas versi gratis ini basic banget untuk usiaku.
    cek kesehatan enggak cuma fisik yah, butuh juga kesehatan mental, sosial, sampai spiritual.

    ReplyDelete
  7. Aku belum pernah ikut CKG ini. Tapi sempat nyoba aplikasi pas bantu sekolah adik karena ada program Cek Kesehatan Gratis dari sekolah di puskesmas terdekat.

    ReplyDelete
  8. Kenal aplikasi Satu Sehat sejak zaman covid keknya yaaa. Untunglah masih bisa dimanfaatkan nih aplikasinya sampai sekarang :D
    Bisa dimanfaatkan untuk tes kesehatan gratis juga ya. Jadi kepengen coba mendaftar juga mbak.
    Mantul tesnya ada IVA test juga yang kalau dilakukan di RS swasta biayanya juga nggak sedikit yaa Thanks infonya.

    ReplyDelete
  9. Aku belum coba Cek Kesehatan Gratis. Kalau di posyandu, paling cek BB atau tensi aja, hehehe. Btw, di tempatku kadang bidannya juga woro-woro apalagi soal IVA ini. Aku tuh pengen cek, tapi emang gak masuk kriteria aja. Kan kudu yang sudah nikah atau aktif secara seksual. Jadi ya cukup tahu saja

    ReplyDelete
  10. Kebetulan aku belum pernah coba cek kesehatan gratis, mbak. Makasih banyak informasinya sangat detail dan jelas. Memang penting banget peduli sama kesehatan diri secara menyeluruh.

    Apalagi tes kesehatan gratis ini terbilang sangat lengkap juga ya. Deteksi kanker emang penting sekali. Lebih baik mencegah dari pada mengobati.

    ReplyDelete
  11. Jadi tertarik nih buat tes kesehatan mandiri. Penasaran juga dengan IVA tes, buat cek apakah terdeteksi ada kanker seeviks atau nggak. Sebagai seorang ibu, aku harus mulai aware nih sama kesehatan diri. Pokonya thanks mba informasinya sangat membantu aku buat coba tes IVA.

    ReplyDelete
  12. Saya belum pernah menggunakan cek kesehatan gratis. Beberapa waktu lalu mau coba ga terlaksana juga. Hanya melakukan beberapa cek kesehatan mandiri menggunakan cek kesehatan yang dijual di pasaran seperti asam urat, tekanan darah
    Next mau coba versi lengkap ah, trims reminder nya mbak Gita

    ReplyDelete
  13. Setahun CKG berjalan tapi belum sempat mau pakai fasilitas ini, nih. Yang sudah pernah malah anak-anak, soalnya ada program CKG ke sekolah juga kan. Memudahkan ya sebetulnya, apalagi sudah nggak terikat waktu ultah lagi seperti waktu awal program ini dijalankan.

    ReplyDelete
  14. Saya rutin periksa asam urat, gula darah dan kolesterol di klinik sekolah...jadi bisa mengonteol diri dalam makan dan minum. Memang penting cek kesehatan itu.

    ReplyDelete

Post a Comment