Mengapa Kebaikan Penting Dalam Kehidupan Sehari-hari?

23 comments

Kebaikan tidak harus besar atau spektakuler, kadang-kadang hanya dengan hal-hal kecil yang kita lakukan sehari-hari dapat membuat perbedaan besar bagi orang lain.Dari senyum yang tulus hingga membantu seseorang yang membutuhkan,pun misal kita tidak bisa langsung menolong tetangga kita baik moril maupun materil, kita hanya bisa mendoakan, ini adalah bentuk kebaikan juga yang saya kutip dalam satu kajian. Ada banyak cara untuk menunjukkan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.

Doc Pixabay

Dalam tulisan ini, kita akan membahas beberapa contoh kebaikan yang dapat kita lakukan untuk membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik.😊

Berikut beberapa contoh kebaikan yang dapat kita lakukan:

1. Senyum yang tulus: Senyum dapat membuat orang lain merasa lebih nyaman dan bahagia.

2. Membantu seseorang yang membutuhkan: Membantu orang yang kesulitan dengan pekerjaan atau tugas dapat membuat mereka merasa lebih ringan.

3. Mengucapkan terima kasih: Mengucapkan terima kasih kepada orang yang telah membantu kita dapat membuat mereka merasa dihargai.

4. Mendengarkan orang lain: Mendengarkan cerita dan masalah orang lain dapat membuat mereka merasa didengar dan dipahami.

5. Membuat hadiah kecil: Membuat hadiah kecil untuk orang lain dapat membuat mereka merasa spesial.

6. Membantu lingkungan: Membantu menjaga kebersihan lingkungan dan menghemat sumber daya dapat membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik.

7. Mengunjungi orang sakit: Mengunjungi orang sakit dan memberikan dukungan dapat membuat mereka merasa tidak sendirian.

8. Membantu anak-anak: Membantu anak-anak dengan pelajaran atau kegiatan dapat membantu mereka tumbuh dan berkembang.

Agama-agama besar di dunia mengajarkan kebaikan dan kasih sayang kepada sesama manusia. Berikut beberapa contoh:

- Dalam Islam, ada konsep "Rahmatan lil'alamin" yang berarti "kasih sayang bagi seluruh alam".

- Dalam Kristen, ada ajaran "Cintailah sesamamu seperti dirimu sendiri".

- Dalam Buddha, ada konsep "Metta" yang berarti "kasih sayang dan belas kasih".

- Dalam Hindu, ada ajaran "Vasudhaiva Kutumbakam" yang berarti "dunia adalah satu keluarga".

Doc Pixabay

Berikut beberapa tips agar kebaikan bisa selalu terus kita lakukan:

1. Mulai dari hal kecil: Mulai dengan hal kecil seperti senyum, mengucapkan terima kasih, atau membantu seseorang yang membutuhkan.

2. Buat kebiasaan: Buat kebaikan menjadi kebiasaan sehari-hari, seperti  membersihkan rumah atau mengunjungi tetangga yang sedang sakit atau berduka.

3. Cari inspirasi: Baca cerita inspiratif, tonton video motivasi, atau bergabung dengan komunitas yang peduli dengan kebaikan. Kebaikan itu menular 

4. Tetapkan tujuan: Tetapkan tujuan untuk melakukan kebaikan setiap hari atau setiap minggu, dan evaluasi hasilnya.

5. Jangan berharap imbalan: Lakukan kebaikan tanpa berharap imbalan atau pujian, karena kebaikan yang tulus akan membawa kebahagiaan sejati. Lakukan lupakan, lakukan lupakan. Lapang 🤗

6. Libatkan orang lain: Libatkan teman, keluarga, atau komunitas dalam melakukan kebaikan, sehingga kita dapat saling mendukung dan memotivasi.

7. Jangan menyerah: Jangan menyerah jika kita tidak bisa melakukan kebaikan setiap hari, karena setiap kebaikan kecil dapat membuat perbedaan besar.

Doc Pixabay

Di bulan Ramadan, beberapa kebaikan yang bisa dilakukan:

- Sedekah

- Membantu sesama yang membutuhkan

- Berpuasa dengan ikhlas

- Membaca Al-Quran

- Berdoa untuk kebaikan diri dan orang lain

- Menghindari perbuatan buruk 

Kebaikan adalah pilihan, dan kita semua memiliki kekuatan untuk membuat perbedaan. Mari kita terus melakukan kebaikan, tidak peduli seberapa kecil atau besar, karena setiap kebaikan dapat membawa kebahagiaan dan perubahan positif bagi diri kita sendiri dan orang lain. Lakukan dan sekarang!

Semoga kebaikan-kebaikan yang kita lakukan di bulan ramadan membawa berkah dan kebahagiaan bagi diri sendiri dan orang lain. Aamiin 😊

( Dari berbagai sumber )


 





Newest Older

Related Posts

23 comments

  1. Selamat pagi kak Gita. Senang membaca artikel ini, jadi tergerak untuk lebih banyak berbuat kebaikan, tanpa mengharapkan imbalan. Senyum dan mendengarkan orang lain terkadang sederhana, padahal bermakna dan membuat orang lain merasa diperhatikan. Salam hangat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pagi kembali terima kasih sudah mampir, sehat selalu. Aamiin😇🌹

      Delete
  2. Tulisan ini sederhana tapi dalam. Kadang kita lupa kalau kebaikan itu bukan soal besar kecilnya, tapi konsistensinya. Aku suka cara Kak Gita mengajak pembaca merenung tanpa terasa menggurui. Rasanya seperti diingatkan pelan-pelan bahwa dunia memang butuh lebih banyak hati yang lembut.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Buat menyeimbangi dunia yang sedang tidak baik baik saja dengan cara cara yang semua orang bisa lakukan ya kak?

      Delete
  3. Artikel ini mengingatkan lagi ke diri sendiri, pentingnya berbuat baik tanpa pamrih. karena bagaimana pun, berbuat kebaikan itu kaya energi positif yang balik lagi ke diri kita ya. Kerasa banget energi positifnya, apalagi di lingkungan paling kecil misalnya keluarga atau tetangga. Jika di luar itu biasanya secara spiritual lebih terasa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyes abah, hatur nuhun sangat. Tetiba jadi ingat kajian dalam perbuatan orang yang tidak baik sama kitapun ada kebaikan yang bisa kita pelajari ya? Kita jangan ikut ikut berbiat jahat

      Delete
  4. Setuju. Memang kebaikan itu dimulai dari hal-hal kecil dari bangun tidur sampai tidur lagi. Menjaga tubuh diri sendiri merupakan kebaikan juga. Kebaikan akan menjaga kesehatan diri sendiri. Kebaikan dimulai dari diri kita sendiri sampai ke keluarga dan orang lain. Berbuat baik ke semua orang tanpa memandang status sosial orang tersebut.

    ReplyDelete
  5. Makasih pengingatnyaaaa

    Aku dulu pernah ada di masa di mana setiap hal yang kita lakukan, terutama kebaikan akan ada balasannya. Tepatnya, ngarep dibalas hal sama. Lalu oleng karena terlalu berekspektasi sendiri, hahaha. Sekarang, tetap berbuat baik kok, tapi lakukan lalu lupakan

    ReplyDelete
  6. Dengan membiasakan diri berbuat baik, sebetulnya kita juga sedang menolong diri sendiri yaaa ... Ada tabungan pahala kalau kebaikan kita tercatat dengan niat yang ikhlas, lalu dengan membiasakan diri itu kita bisa merasa lebih ringan/mudah ketika mau melakukan kebaikan yang lebih besar.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, kebaikan yang kita lakukan datangnya dari Allah, sebaliknya diundang oleh dosa diri sendiri. Ngutip kajian ini.

      Delete
  7. Kadang di tengah kesibukan, kita lupa kalau satu kebaikan kecil bisa berdampak besar bagi orang lain maupun diri sendiri. Setuju banget kalau kebaikan itu investasi kebahagiaan yang nggak ternilai harganya. Dan, saya percaya yang namanya kebaikan itu 'menular' dalam artian positif.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah! Kita suka langsung bisa rasain ya aura kebaikan atau orang lagi bahagia aja kita tahu. Tinggal kita praktekin aja , kita yang mulai. Cekidot! 💪😊

      Delete
  8. Setuju banget mbak, kebaikan itu nggak selalu berdonasi dengan jumlah materi yang besar, bahkan hal seperti memudahkan orang lain aja atau sekadar senyum juga bisa berarti kebaikan.
    Trus kalau berbuat baik tu pastinya kita gak cuma berbuat baik ke orang tapi sesungguhnya juga ke diri kita sendiri ya, karena cepat atau lambat itu kembali ke diri kita. Bentuknya pun bisa macem2 gak berupa materi tapi kemudahan2 dalam hidup kita, misalnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya April. Allah kasih rasa tenang ya dari kebaikan yang kita lakukan. Dan itu mahal ya. Selamat menjalankan puasa

      Delete
  9. Kebaikan-kebaikan kecil ini yang justru bikin hati hangat, ya, Mba Gita. Setuju banget kalau berbuat baik nggak hanya dalam bentuk materi besar. Ada banyak cara untuk berbuat kebaikan. Coba aja ya semua manusia bisa berbuat kebaikan yg sebenarnya ada di semua agama, kebayang betapa damainya dunia.. Nggak kayak sekarang yang ribut terus :'(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ha ha ha Allah maha adil dit , dibikin ribut terus ada tenang. Jadi kita tinggal pilih ya mau arus mana ,hais! 😄

      Delete
  10. Kebaikan itu ibarat kita menanam. Kita tidak tahu kapan kebaikan itu akan kembali kepada kita dan akan kita rasakan. Tetapi yakinlah, meskipun hanya sebesar biji saga pun kebaikan itu akan berlipat dan kembali kepada kita

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kang Dede, apa kabar. Iya ya makanya mau org cuek, jahat ya nggak peduli ya karena kebaikan itu aslinya nggak bisa dibuat buat karena Allah yang menurunkan.

      Delete
  11. Berbuat kebaikan itu bukan untuk siapa-siapa, bukan untuk orang lain tapi akan berbalik pada diri kita sendiri. Kita tidak akan bisa berbuat baik pada orang lain sebelum kita mampu berbuat baik pada diri kita sendiri. Jadi berbuat baik pada orang lain itu tanda bahwa kita sudah selesai dengan diri kita sendiri.

    ReplyDelete
  12. Masya Allah...terima kasih sudah mengingatkan mbak...saya sampai kebayang, bagaimana indahnya kehidupan ini kalau setiap orang sama-sama melakukan kebaikan-kebaikan kecil tersebut. Tapi ya begitulah, mungkin di situ tantangannya. Tidak semua orang berbuat baik. Fokus kita adalah terus berbuat baik dengan hanya mengharapkan ridho Allah SWT

    ReplyDelete
  13. Pesan kebaikan yang universal.
    Tak terbatas SARA.
    Manalagi tetangga adalah lapis kedua dari 'keluarga terdekat' kita. Bahkan, utk yang kebetulan tinggal sendiri, tetanggalah keluarga terdekat mereka.
    Selayaknya bersikap baik serta segala bentuk kebaikan lainnya. Insya Allah 🤲🏻

    ReplyDelete

Post a Comment