Bangkit UMKM-ku Bersama JNE

16 comments

Alhamdulillah..kata-kata inilah yang pantas dan banyak diucapkan banyak orang untuk memberikan label pada sikon sekarang yang kalau boleh dikatakan sikon pasca pandemi.

Setelah hampir 2 tahun lebih seluruh dunia berjuang untuk menanggulangi virus covid 19 di mana tidak saja memberikan perhatian khusus dalam penanganan pasien terjangkit dan problematika yang terkait, masalah ekonomi pun ikut menghantui.

Sektor perekonomian menjadi sektor yang sangat terdampak dan membutuhkan banyak bantuan baik perhatian, strategi penanganan maupun dana. Semua jajaran pemerintahan di manapun disibukkan dengan berbagai program yang tujuannya sama, bisa mengembalikan kondisi perekonomian masyarakat di negara seperti sebelum pandemi.

Suatu pekerjaan yang sangat berat mengingat pandemi yang terjadi melanda dunia. Semua negara mengalami dan dituntut harus mampu berdiri di kaki sendiri untuk keluar dari berbagai masalah yang muncul sebagai imbas masuknya virus covid di negaranya.

Tak terkecuali Indonesia. Covid 19 telah membuat perekonomian kita terpuruk. Banyak perusahaan mengalami kerugian, banyak karyawan diberhentikan atau di rumahkan untuk waktu yang tidak jelas, dan banyak usaha kecil menengah (UMKM) gulung tikar.

Dokpri

Alhamdulillah sejak awal tahun 2022 ini kondisi mulai kondusif. Hal ini terlihat dari perusahaan yang mulai memberlakukan WFO hampir 100%, dibukanya kembali sekolah-sekolah, begitu pula dengan mall-mall pun mulai kembali didatangi pengunjung. 

Kondisi ini secara otomatis membuat roda perekonomian mulai berputar dan diharapkan sebagai titik tolak kebangkitan ekonomi masyarakat.

Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau yang biasa disingkat menjadi UMKM adalah motor penggerak ekonomi di Indonesia. Berdasarkan data Kementrian Koperasi dan UKM menyebutkan bahwa jumlah sektor bisnis UMKM di Indonesia pada tahun 2021 sebanyak 64,19 juta dengan partisipasi terhadap Produk Domestii Bruto (PDB) sebesar 61, 97 persen atau setara dengan 8,6 trilyun rupiah.

Suatu nilai yang fantastis bukan?! Pencapaian ini harus terus dijaga dan masih sangat mungkin untuk ditingkatkan melalui kerjasama yang baik, bersinergi dan berkelanjutan antara berbagai pihak baik pemerintah, swasta dan masyarakat pelaku bisnis UMKM itu sendiri. 

Hal inilah yang juga dilirik oleh JNE. Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang jasa layanan pengiriman barang, potensi bisnis UMKM menjadi peluang besar untuk meningkatkan volume bisnis sekaligus membantu kebangkitan perekonomian masyarakat Indonesia pasca pandemi.

Dengan taglinenya Connectting Happiness, JNE berharap tidak saja membantu bisnis masyarakat mikro kecil dan menengah melalui pengantaran barang tetapi juga mengantarkan kebahagiaan.

Apa yang menjadi visi dan misi JNE di atas telah diwujudkan melalui real action. Pada Jumat, 20 Mei 2022 kemarin, JNE cabang Jember memgadakan kegiatan Goll...Aborasi Bisnis Online 2022 Kota Jember. 

Dok JNE

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada pelaku-pelaku UMKM di Jember dalam memperkuat branding bagi usaha mereka. Acara tersebut turut dihadiri oleh dua narasumber pelaku UMKM Jember, Khadijah Collection dan Musea Chips. Mereka menyampaikan harapan agar workshop tersebut mendukung pelaku UMKM untuk bangkit dari kondisi perekonomian yang dipengaruhi pandemi.

Dari pihak JNE hadir bapak Agung Fathur R selaku Head of Sales and Marketing JNE. Selain menyampaikan dukungan kepada UMKM Jember melalui pemberian berbagai jasa dan solusi bagi para UMKM setempat, Agung Fathur juga menyampaikan bahwa JNE juga melaksanakan kegiatan sosial dan CSR seperti menyalurkan bantuan bencana alam pada erupsi Semeru dan membangun yayasan yatim. 

Program dengan para UMKM yaitu memberdayakan UMKM Jember sebagai partner untuk konsultasi bisnis UMKM, selain layanan bisnis terpadu. Selain itu, program UMKM lainnya adalah kolaborasi dengan bank BNI. “Disana kita bisa memberikan permodalan kepada teman yang membutuhkan permodalan untuk bisnis mereka.” Tambah Agung Fathur R selaku Head of Sales and Marketing.

Akh jadi ingat waktu zaman anak - anak,  saya pernah punya cita - cita jadi petani bunga, karena melihat almurhumah nenek adalah penjual bunga. Nenek saya menjual bunga yang ditanam sendiri di sekitar pekarangan rumah untuk di jual dipasar atau ya ambil berbagai bunga  juga dari petani - petani lain.

Jadi zaman dulu nenek saya udah kolaborasi juga nih, ha ha pun belum masuk anggota UMKM ya...

Jumlah UMKM di Indonesia  yang terus bertambah dari tahun ke tahunnya menandakan bahwa gairah bisnis yang dimulai dari perorangan dirumah, kemudian berkembang menjadi kelompok, bahkan melebar menjadi komunitas di satu tempat atau daerah ini makin menjanjikan, dan saatnya sekarang UMKM bangkit pasca pandemi.

Semangat teman - teman UMKM!


Related Posts

16 comments

  1. Dukungan JNE dengan diselenggarakannya Goll Aborasi Bisnis Online sangat penting artinya untuk pelaku usaha UMKM agar bisa terus mengembangkan usahanya dan tambah sukses kedepannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar mba, senang bisa saling mensukseskan ya karena ini adalah keberkahan

      Delete
  2. Berbisnis dari rumah sendiri, menjadi solusi perbaikan ekonomi. Antar UKM bisa saling beli sebagai bentuk dukungan. JNE berperan sebagai jembatannya.
    Sudah lama pengen ke Jember....

    ReplyDelete
  3. Senangnya, semakin banyak dan bertumbuhnya UMKM yang berdaya dan mau berkolaborasi sehingga memberikan kebaikan untuk bersama.
    Salut banget dengan JNE yang konsisten membangun kerjasama yang baik kepada semua pengusaha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar mba, benar ya kata orang bijak energi positip itu menyebar ya

      Delete
  4. Alhamdulillah ya Mbak. Berkat kolaborasi yang apik antara UMKM dan JNE sekarang jadi bisa bangkit. Selama 2 tahunan lebih ini emang jadi masa-masa yang mencemaskan sih bagi dunia usaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah ya nggak pernah ada yang kebetulan ya Allah atur semua dengan mudah

      Delete
  5. Semangat buat para UMKM, semoga dgn kolaborasi ini membuat UMKM bisa lebih maju lagi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semangat juga teman - teman blogger ya sekaligus pelaku UMKM juga

      Delete
  6. Dear mbak Gita yang selalu cetar membahana badai....
    kagum sama semangat ngeblognya sampe bahas UMKM dan JNE pun kayak di "dongengin" rasanya!

    ReplyDelete
  7. Senang lho waktu nonton acara goll...aborasi JNE yang di kota jember. Kagum dengan pengusaha UMKM di sana yang terus berinovasi selama pandemi. Orderan baju sepi, gantilah ia buat konektor masker.

    ReplyDelete
  8. Sudah saatnya nih UMKM bangkit lagi. Cukup 2 tahun ini terpuruk oleh Covid-19. Apalagi didukung JNE. Semoga UMKM Indonesia makin maju.

    ReplyDelete
  9. Aku tuh kalo baca artikel kek gini bawaannya pengen punya usaha kecil2an biar juga jadi bagian dari UMKM yang bisa membantu membangkitkan perekonomian bangsa. Seenggaknya bisa nyiptain lapangan pekerjaan tapi sampe sekarang belon kepikiran mo Bisnis apaan hahhahaha #parah

    ReplyDelete
  10. PDB UMKM gede banget ternyata, ya. Roda pergerakan ekonomi yang kelihatan kecil, tapi tidak main-main.

    ReplyDelete
  11. It’s understandable why folks think video poker and slots are the identical issues, however the actuality is that the 토토사이트 only thing they have in common is that they're each machine-based games. Online video poker is popular among real cash gamers because it has a really high RTP. With slightly practice and a contact of luck, you’ll be profitable in no time.

    ReplyDelete

Post a Comment