Menulis dengan Hati, antara Kenangan dan Harapan

Kalau seseorang bertanya apakah kamu bisa menulis, kira-kira jawaban kamu apa? Bagi sebagian besar orang pasti akan menjawab bisa. Tapi jawaban ini akan berbeda jika pertanyaannya diubah sedikit saja menjadi apakah kamu bisa membuat tulisan?

freepik.com

Menulis dan tulisan berasal dari kata dasar yang sama yaitu tulis. Penambahan baik awalan maupun akhiran membuat kata dasar ini memiliki arti yang berbeda.

Menulis merupakan kegiatan membuat tulisan sedangkan tulisan adalah hasilnya. Hampir setiap orang dapat dipastikan pernah menulis namun tidak serta merta kegiatan menulisnya menghasilkan tulisan.

Menulispun ada yang sifatnya spontan dan ada yang terencana. Saat menulis spontan, kita seolah-olah masuk ke alam lain seperti alam kenangan atau alam khayalan. Saat itulah menjadi momen kita mencurahkan apa yang ada di kepala tanpa adanya batasan-batasan yang ada di luar isi pikiran kita. 

Menulis bahkan menjadi salah satu terapi self healing. Kebebasan mencurahkan apa yang kita rasakan, kita pikirkan dan apa yang kita inginkan lewat tulisan tanpa adanya batasan/doktrin membuat otak bekerja sesuai kapasitasnya. 

Hal yang berbeda saat kita dituntut menulis atau dalam bahasa saya menulis terencana. Sebelum pena menyentuh kertas atau jari-jari menyentuh keyboard laptop, otak kita sudah terlebih dahulu bekerja, berpikir tentang apa yang akan ditulis sebagai opening agar sesuai dengan brief tulisan yang ada.

Kalau dulu diary atau buku harian menjadi trend di kalangan remaja untuk mencurahkan isi pikirannya, maka sekarang postingan di sosmedlah yang menggantikan diary. Yang pertama dilakukan secara private, sedangkan yang kedua dilakukan terbuka, namun keduanya sama-sama sebagai bentuk ekspresi spontan yang dirasakan, dialami ataupun diinginkan. 

Kang Maman Saat IG Live JNE

"Proses kreatif dalam penulisan adalah pengalaman yang dituangkan secara  Theater of Mind "Kata kang Maman seorang penulis sekaligus pengiat literasi ketika Instragram Live bersama JNE

Sayapun termasuk orang yang suka menulis. Sebagai seorang ibu, kegiatan menulis saya tidak lepas dari kejadian sehari-hari di rumah. Momen-momen bersejarah yang berhubungan dengan anak-anak menjadi dominasi coretan- coretan saya. 

Saat pertama kali anak bisa memanggil mama, melangkah tanpa dibantu, ke sekolah tanpa drama dan kejadian- kejadian lain menjadi inspirasi saya menulis. Jadi menulis bagi saya adalah kegiatan yang sangat mengasyikan, menjadi "me time" di sela-sela mengurus segala urusan di rumah.

Saat TK

Saat Dewasa

Membaca kembali coretan yang saya buat tanpa berpikir ini itu alias siapa berkata apa dengan media apa dan efek apa yang diinginkan, mengalir saja pokoknya,  menjadi sebuah momen indah. Otak dan perasaan seperti direcharge dengan bernostalgia dengan momen-momen yang terjadi. 

Menulis itu adalah voice of the voice

Ada kejadian yang mengharukan yang sampai saat ini masih lengkat di ingatan saya. Suatu saat saya sedang merapikan meja belajar si kecil yang baru duduk di TK. Terselip sebuah kertas dengan coretan pensil warna biru. "Namaku Keagi, umur 5 tahun, aku sayang sama mama, aku mau masuk surga". 

Serta merta air mata sayapun mengalir setelah membaca coretan yang dibuat si kecil. Saat itu Keagi memang sedang belajar baca tulis. Coretan sederhana yang sarat makna. Coretan yang menunjukkan kemampuan baca tulisnya, coretan yang berisi rasa sayangnya, dan coretan keinginannya.

Dari sebuah coretan sederhana anak,  banyak hal yang saya rasakan. Bersyukur adalah salah satunya. 

Bersyukur juga saya mempunyai ayah yang menurunkan sifat hobi membaca. Karena dari membaca bukan saja menambah wawasan tetapi perbendaharaan kata juga bertambah. Ini sangat membantu saya ketika menulis.

Akh rasanya selama hayat masih dikandung badan, saya akan tetap menulis. Menulis dari hati dan berbicara dengan ketulusan.

Semoga Allah merahmati, Aamiin

Sosmed, Primadona Baru di Tengah Pandemi

freepik.com

"Everything has 2 sides". Quote ini pasti tidak asing lagi di telinga kita. Rasanya hampir semua hal di dunia ini memiliki 2 sisi, 2 dimensi, 2 pilihan dan 2 lainnya yang selalu bertolak belakang. Jujur vs bohong, atas vs bawah, kaya vs miskin, naik vs turun. 

Saat pandemi menghantam dunia dan semua sektor diklaim terkena dampaknya secara negatif, apakah quote di atas tetap berlaku? Kalau diamati secara cermat, tetap ada yang "diuntungkan" dalam situasi dan kondisi yang dianggap paling parah sekalipun.

Pandemi membuat orang menarik diri dari kegiatan luar dan memilih untuk berdiam di rumah guna menjaga kesehatan diri dan anggota keluarga. Saat itulah model interaksi secara otomatis mengalami perubahan. 

Kebutuhan untuk menjalin komunikasi dan kebutuhan pemenuhan hidup menjadi alasan utama semua orang untuk tetap berinteraksi dengan sesama. Online menjadi pilihan.

freepik.com



Kalau sebelumnya dunia online hanya digeluti sebagian orang, perubahan drastis terjadi saat pandemi melanda. Segala hal mentransformasikan dirinya menjadi online.

Sebut hal yang sederhana saja seperti belanja sayuran. Sebelum pandemi mayoritas orang lebih memilih ke warung, pasar atau supermarket dengan alasan lebih puas karena bisa memilih langsung ketimbang hanya mengklik gambar di gadget. 

Dalam kurun waktu singkat, banyak bermunculan portal belanja sayuran online sebagai solusi yang saling menguntungkan. Pedagang sayuran tetap bisa berdagang dan masyarakat umum dapat memenuhi kebutuhan dasarnya.

dok. pribadi

Sikon yang mengharuskan kita berdiam diri di awal pandemi, telah mengakibatkan komunikasi secara online atau virtual meningkat berkali-kali lipat. Sosial media menjadi kebutuhan. 

Sejak mata terbuka di pagi hari sampai terpejam saat tidur malam, semua orang berinteraksi via sosmed. Pelajar dari level TK hingga mahasiswa menimba ilmu secara daring. Sosmedpun menjadi suatu rutinitas dan hal yang biasa bagi mereka. 

Para pendidikpun memanfaatkan sosmed dalam menyampaikan materi maupun tugas-tugas bahkan evaluasi/ujian.

Setelah setahun lebih pandemi melanda dan situasi secara berangsur-angsur pulih dan membaik, sosmed tetap menjadi primadona. Kekuatan sosmed yang diakui tidak memiliki batasan membuat semua pihak berusaha untuk memanfaatkan semaksimal mungkin guna pemenuhan kebutuhan dan keinginannya. 

dok. pribadi


Bagi masyarakat umum, sosmed menjadi media hiburan dan wadah berchatting dengan keluarga dan teman. Bagi wirausaha, sosmed menjadi sarana promosi. Manfaat sosmed dirasakan semua pihak. Satu kata tentang sosmed, powerfull.

Tips bijak dan aman main media sosial : 

1. Pilah-pilih konten yang mau dibaca. 

mem-follow akun-akun resmi yang terpercaya, yang sebisa mungkin netral, dan yang tidak menebar kebencian atau kejahatan. Jadi aman dan tenang selama main media sosial.

2. Follow hanya teman terdekat dan terpercaya

Cara ini bertujuan untuk membatasi atau mencegah penyebaran isu-isu hoax dan konten-konten penuh kebencian sampai kepada kita

3. Berhati-hati menyebarkan berita

Membenahi diri sendiri dengan menghindari menyebarkan sesuatu yang berisiko menjadi sebuah perdebatan.

4. Batasi penggunaan media sosial

Kita bisa menargetkan main sosmed paling lama 1-2 jam dalam sehari

Misalnya, 15 menit cek medsos saat bangun tidur, 15 menit lagi saat makan siang, 20 pada sore hari, dan sisanya menjelang waktu tidur .

So,  Jangan asal main copas !!! Kata INDOZONE, Multi - Platform News And Entertainment Media yang dikhususkan untuk kamu para anak muda atau Millennials dan Gen Z  yang haus akan informasi atau konten-konten terbaru yang edukatif, menarik dan tentunya memberi dampak yang positif.


Sumpah Seorang Ibu bagi Keluarga


freepik.com

Apa yang terbersit saat anak bertanya mama masak apa hari ini? 

Buat sebagian para ibu yang setiap hari berkutat mengurus rumah tangga pertanyaan di atas mungkin sudah tidak asing didengar. Namun buat ibu yang bekerja, pertanyaan ini seperti sebuah tantangan untuk bisa menyiapkan menu masakan bagi keluarga. 

Sama halnya dengan saya, saat berada di rumah, passion untuk bisa menyiapkan menu yang disukai keluarga masuk menjadi salah satu to do list. 

Memasak bukan sekedar menyiapkan makanan di atas meja, tapi memiliki arti yang sangat luas. Selain kebutuhan pemenuhan gizi, kesukaan anggota keluarga sampai penyajian di atas meja makan menjadi sederet hal yang menjadi kesatuan.

dok. pribadi

Terkesan ribet ya, padahal saat menjalankannya seru banget lho... Apalagi kalau anak dan pasangan memberikan apresiasinya, wah dijamin langsung merasa menjadi chef restoran bintang 5 hahaha...

Saya bahkan sebelum memasak itu memastikan semua sudah dalam keadaan rapi, dari mulai taman didepan sampai isi air kamar mandi. Musik atau ceramah ustad dari Youtube biasanya jadi teman setia saya selama memasak.

Nah selain jadi kegiatan seru di rumah, memasak juga sarat dengan edukasi lho...bagaimana tidak, dengan memasak masakan khas Indonesia, anak-anak tanpa sadar mengenal sekaligus merasakan berbagai kulineran Indonesia yang sangat beragam. #MudaMudiBumi #UntukmuBumiku #TimeforActionIndonesia.

dok. pribadi

Seperti hari ini saya membuat soto ayam sebagai menu makan siang. Soto merupakan masakan yang hampir ada di semua wilayah Indonesia. Sebut saja soto padang, soto banjar, soto tangkar, soto lamongan dan lain- lain. Hanya dari 1 jenis masakan saja, variannya banyak banget kan...

Karena saya hobi memasak, pastinya saya hobi kulineran alias mencicipi masakan atau makanan saat bertravelling. Pernah satu saat saya dan teman-teman yang tinggal di Jakarta niat banget lho kulineran ke Cirebon PP alias tanpa bermalam. 

Kami naik kereta paling pagi saat berangkat dan kereta terakhir saat kembali ke Jakarta. Tekad alias niatnya cuma 1, mencicipi berbagai kulineran khas Cirebon seperti nasi jamblang dan empal gentong. 

Dari kulineran inilah ide-ide masak muncul. Bukan apa-apa tapi karena anak saya hobi banget dengan ayam. Jadi sebagai chef keluarga saya harus bisa memasak ayam menjadi berbagai masakan yang berbeda-beda hampir setiap hari. 

Rasanya jadi seperti pejuang ya yang selalu bersemangat memberikan yang terbaik. Kalau dalam ikrar Sumpah Pemuda yang berisi sumpah untuk selalu menjaga, bangga dan mencintai Indonesia maka sayapun memiliki sumpah akan selalu menyiapkan masakan yang enak dan bergizi bagi keluarga.

Teks Sumpah Pemuda 

"Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia." "Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yanng satu, bangsa Indonesia." "Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia."


Bagi yang baru mulai masuk dapur, saya kasih beberapa tips nih :


1. Masak itu harus niat. Kebayang ya kalau omdo ( omong doang ) jangan - jangan teman kita yang dimata kita nggak jago masak juga, udah duluan nyalip bahkan lebih lebih jago.

2. Mulai dari memasak masakan yang kita suka dan tahu persis rasanya seperti apa, jadi before afternya nanti kita tahu persis.

3. Jangan takut gagal. Ingat kegagalan adalah sukses yang tertunda 

4. Enjoy

5. Keluarga adalah juri pertama kita

Torang Bisa !!! Bukan Sekedar Teriakan di PON XX Papua


Perhelatan PON XX 2021 yang digelar di Papua kali ini memiliki cerita tersendiri . Ajang kejuaran olahraga nasional yang digelar periodik setiap 4 tahun sekali ini diadakan di tengah kondisi bangsa yang terus berbenah mengatasi keterpurukan ekonomi akibat pandemi covid 19. Awalnya PON XX akan dilangsungkan pada Oktober 2020 namun karena sikon yang tidak kondusif akibat pandemi maka baru dapat dilaksanakan pada awal Oktober 2021 ini. 

Namun pengunduran waktu pelaksanaan tidak membuat surut semangat, baik atlet maupun pelatih. Hal ini terbukti dimana seluruh provinsi turut serta mengirimkan perwakilannya. Lebih dari 1000 atlet hadir untuk bertanding di 37 cabang olahraga yang dipertandingkan. 

 Sebagai provinsi yang berada di ujung timur Indonesia, Papua telah membuktikan banyak hal dengan hadir sebagai tuan rumah PON XX. Kerjasama semua pihak menjadi bukti bahwa Papua mampu dan pantas untuk menyelenggarakan event olahraga nasional ini. Semangat itu tidak hanya dimiliki oleh pemangku kebijakan daerah namun masyarakat Papua pun tidak kalah antusiasnya. Noken yang dikenal sebagai alat tradisional masyarakat Papua dijadikan cinderamata resmi PON XX. 

Pengadaan noken ini merupakan kolaborasi antara panitia dan para ibu sebagai pengrajinnya. Kearifan lokal ini selain menunjukkan keberagaman hasil budaya Papua sekaligus turut menggerakkan dan meningkatkan sektor usaha kecil menengah. 

 Selain itu, pariwisata pun secara otomatis juga mendapatkan imbas positif. Keindahan dan keasrian alam Papua sudah tidak asing lagi. Maskot PON XX berupa kanguru pohon dan burung cendrawasih merupakan hewan langka yang dilindungi telah menyegarkan ingatan kita betapa banyak keunikan yang dimiliki Papua. 

Kalau biasanya PON hanya diselenggarakan di 2 kota, maka PON kali ini pun berbeda. Ada 4 kota yang menjadi tempat para atlet untuk membuktikan diri menjadi yang terbaik yaitu kota Jayapura, kab Jayapura, kan Mimika dan kab Merauke. 

Penyebaran lokasi pertandingan ini memberikan dampak positif karena dengan demikian secara otomatis meningkatkan tingkat hunian penginapan, wisata kuliner, wisata alam dan peningkatan di sisi penjualan pernak pernik khas Papua yang biasanya dijadikan oleh-oleh. 

 PON XX Papua menjadi momentum baik untuk.perekonomian di Papua, kabarnya ada sekitar 140 UMKM orang asli Papua memamerkan produk unggulannya dari mulai tanggal 2 hingga 15 Oktober 2021. 



Dalam perhelatan akbar ini, JNE Jayapura menggelar beberapa program menarik, diantaranya dengan menghadirkan booth aktivasi di Stadion Mandala, memberikan program promo diskon ongkos kirim (ongkir) 20% ke seluruh tujuan di Indonesia, dan berbagai giveaway di social media. 

 Promo diskon ongkir 20% berlaku untuk pengiriman dari Jayapura dan Merauke selama 14 hari (periode 2 - 15 Oktober 2021), serta dari Sorong dan Timika selama 3 hari (periode 2 - 4 Oktober 2021) ke seluruh kota tujuan dengan layanan Regular. Selain itu agar semakin meriah, JNE mengadakan aktivasi social media seperti: Twibbon, quiz seputar PON XX, photo challenge, dan giveaway bersama produk unggulan UKM Lokal selama cara berlangsung. 

 Jadi ajang PON XX kali ini bukan hanya sekedar slogan Torang Bisa yang berarti aku bisa, bisa menjadi tuan rumah, tetapi hal yang lebih konkrit bahwa Papua mampu membuktikan bahwa kolaborasi panitia dan masyarakat lokal telah memberikan berbagai dampak positif bagi mereka. Goodluck Papua. 


Torang bisa!!!

Bahagia itu Kita yang Ciptakan (Create your own happines)


Bahagia... Sebuah kata yang sederhana tapi memiliki arti dan dampak yang sangat besar. Setuju? Kapan kah kita merasa bahagia? Apakah saat kita dapat promosi jabatan? Saat apa yang kita inginkan terwujud? Sangat banyak definisi bahagia dan pastinya berbeda tiap orang. 

dok JNE


"Kalau kita merasa senang dan hanya melibatkan diri sendiri, itu namanya kesenangan" ungkap Kang Maman sebagai penulis buku Bahagia Bersama. Kalau kesenangan itu kita bagi dengan orang lain, itu baru yang disebut kebahagiaan.

Kalau untuk saya pribadi, bahagia itu sederhana saja sih. Saat apa yang saya ucapkan atau lakukan memberikan dampak positif buat orang lain, itulah definisi bahagia bagi saya. Contoh simple saat menyiapkan sarapan nasi goreng untuk anak dan my son  kasih komen kalau itu adalah nasi goreng paling enak, di saat itulah bahagia saya rasakan๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜  

Jadi buat saya, bahagia itu lebih ke berbagi dengan orang lain, melibatkan orang lain.

Seringkali kita dengar ungkapan "ikutan senang dan bahagia deh liat si A bla bla bla..." Ungkapan itu secara langsung mengandung makna bahwa bahagia itu bisa ditularkan tanpa sadar, bahwa bahagia itu dapat dibagi, bahwa bahagia adalah spontan, tanpa rekayasa, tapi bahagia juga bisa diciptakan.

Berbagi dengan sesama dalam sikon seperti saat ini adalah contoh nyata bahwa bahagia itu bisa dibagi. Sebungkus nasi yang kita berikan ke pengemis jalanan akan memberikan kebahagiaan baik yang dirasakan pemberi maupun penerima.

Di saat awal pandemi melanda di

mana semua aktivitas keluar rumah sangat terbatas dan dibatasi, berbagi untuk menciptakan kebahagiaan tetap dapat kita lakukan. Mengirimkan makanan  atau berkirim hadiah kepada saudara, keluarga jauh ataupun teman tetap bisa. Saya jadi ingat dengan jargonnya JNE, Connecting Happines. Terasa sekali maknanya bahwa kebahagiaan itu bisa dihubungkan.

Dalam deklarasi  Hari bahagia bersama yang menghadirkan Kang Maman Suherman penulis dan pengiat literasi, pak Ferry dari JNE  mengatakan bahwa bisa menghubungkan antara pengirim dan penerima itu bahagia.

Deklarasi hari bahagia bersama berlangsung dalam Webinar pada tgl 7 September 2021. Pertemuan online yang bikin mengharu biru,  bagaimana ketika mba Melani Soebono melalui Rumah Harapan yang dibangunnya bercerita bahwa melalui sebungkus mie instan aja udah bisa membahagiakan sebuah keluar. Hal sepele yang kadang kita lupa ya.

Begitupun ketika desainer Ivan Gunawan berkisah bahwa ucapan terima kasih yang terdengar biasa tetapi ketika diucapkan dengan ketulusan hati, saya bahagia sekali. Karena orang mau ajak berfoto dengan saya itu merupakan bentuk apresiasi pada saya. Maka ucapan terima kasih selalu saya berikan.

Kartunis Mice juga bahagia ketika dihubungi JNE untuk membuat cover buku yang ditulis oleh Kang Maman. " Biasanya setiap dapat pesanan gambar dari instansi. Pasti konten harus maunya yang di atas (bos) nah dalam proses pembuatan buku ini awalnya bahagia akhirnya bahagia. Saya dapat hikmah yang baik dalam kolaborasi ini. 

Bang Andy F Noya yang hadir  sedang dalam perjalanan ke daerah  menambahkan Jangan ada alasan untuk berbuat baik. Kalau berbagi bisa membahagiakan ya lakukan. Dan selagi muda teruslah berbagi. 



So, bahagia sejatinya adalah yang paling diinginkan semua orang.  Jadi siapapun kita dan apapun keadaan kita, tidak ada yang bisa menghalangi untuk kita menciptakan kebahagian. Mari sebarkan semangat selalu bahagia untuk diri sendiri, keluarga, saudara, teman dan orang lain. 



FYI gaes, buku “Bahagia Bersama” dapat dibeli secara offline di toko buku Gramedia dan juga secara online melalui website gramedia.com serta toko resmi JNE di Tokopedia dan Shopee

Ini Dia Cara Meningkatkan Imun Tubuh Yang Bisa Anda Coba

 

Ini dia Cara Meningtkatkan Imun Tubuh Yang Bisa Anda Coba

Salah satu cara yang paling utama untuk melindungi diri dari berbagai macam penyakit adalah dengan memiliki imun atau daya tahan tubuh yang kuat. Pasalnya, imun tubuh yang kuat merupakan benteng pertahanan pertama dari berbagai kuman penyakit.


Lalu, bagaimana cara meningkatkan imunitas tubuh?. Untuk lebih jelasnya yuk kita simak ulasan selengkapnya. 

1. Pilih Makanan Berwarna Cerah Sebagai Antioksidan

Cara meningkatkan imun tubuh yang pertama adalah pilih makanan berwarna cerah sebagai antioksidan. Dalam hal ini, buah-buahan dan sayuran dengan warna-warna cerah biasanya memiliki kandungan anti-oksidan yang tinggi. Dimana, antioksidan ini sangat dibutuhkan oleh tubuh karena berfungsi untuk menghilangkan serta menangkal radikal bebas dalam tubuh yang bisa merusak sel-sel tubuh anda. 

Jadi untuk mendapatkan anti-oksidan ini anda bisa mengonsumsi sayur dan buah-buhan dengan warna-warna yang berbeda, seperti putih (pisang, jamur), kuning (nanas, mangga), orange (jeruk, pepaya), merah (apel, stroberi, tomat, semangka), hijau (alpukat, jambu, seledri, mentimun, selada), ungu/biru (buah berry, buah plum, terong). Selain itu, buah dan sayuran juga sangat baik untuk menjaga diet yang menyehatkan dan membentuk tubuh yang ideal. 

2. Tulislah Banyak Hal Tentang Mimpi dan Kebahagiaan

 Menyimpan pikiran-pikiran terpendam dalam diri itu sangat tidak sehat. Oleh karena itu, dengan menulis akan bisa menjadi salah satu hal yang memicu pelepasan hal negatif dari dalam diri sendiri. Hal ini bukan sekedar menulis saja, namun juga meletakkan dasar-dasar kebahagiaan hidup kedepannya. 

Ada sebuah penelitian yang menyebutkan bahwa, sebagian remaja serta orang dewasa yang tumbuh dengan kebiasaan menulis buku harian memiliki kecenderungan yang lebih bahagia ketimbang yang tidak menulis buku harian. 

3. Kenali Makanan Pemicu, Kendalikan Asupan Gula dan Garam

Cara meningkatkan imun tubuh berikutnya adalah kenali makanan pemicu, kendalikan asupan gula dan garam. Karena mengonsumsi gula dan garam yang berlebihan bisa mengganggu kesehatan. Walaupun demikian, tetap dibutuhkan asupan gula dan garam dalam kadar yang tepat.

4. Sering Bernafas Dalam – Dalam

Bernapas merupakan sesuatu yang biasa bagi setiap orang. Akan tetapi, sudahkah anda bernapas dengan cara yang tepat dan sehat? Sebagian besar dari anda mungkin belum mengetahui cara bernapas yang benar sebab hanya bernapas dangkal. Layaknya seperti seorang atlet yang dilatih teknik pernapasan yang tepat guna mendaptkan performa terbaik mereka. Sebuah tarikan napas yang penuh, dimana anda benar-benar mengisi paru-paru dengan oksigen akan membuat anda menjadi lebih segar dan bergairah. Dengan demikian, hidup anda akan jauh lebih sehat.


5. Mengkonsumsi Rhea Health Tone

Rhea Health Tone (RHT) adalah suplemen alami dari ekstrak tanaman obat dengan antioksidan yang kuat serta khasiat minyak atsiri untuk memperbaiki imunitas tubuh sehingga tubuh tetap sehat. 

 

Alasan kenapa obat herbal yang satu ini direkomendasikan:

  • Terbuat dari bahan alami yang aman dikonsumsi
  • Memperbaiki sistem imun tubuh
  • Membantu penyembuhan penyakit

 

Komposisi:

  • Gardenia jasminoides oleum 1.8 mg
  • Commiphora myrrha oleum 1.8 mg
  • Boswellia serrata oleum 1.8 mg
  • Daucus carota oleum 1.8 mg
  • Foeniculum vulgarae oleum 1.8 mg,
  • Olea europaea oleum (Olive oil) 0.99 ml.

             Dosis : 

Dewasa : 1 ml dua kali sehari, 10-15 menit setelah makan dan hindari minum selama 5 menit setelahnya. 

Anak dan balita : konsultasikan dulu dengan dokter sebelum pemberian obat.

 

Aturan Pakai : 

Diminum

 

Cara Penyimpanan :

Simpan RHT di tempat yang kering dan terhindar dari paparan sinar matahari langsung. Simpan pada suhu kurang dari 30 derajat celsius.

Tukang Gambar Yang Merindukan Ka'bah

 

Kalau bicara tentang keluarga, saya selalu merasa menjadi orang yang beruntung. Bagaimana tidak, saya terlahir di dalam keluarga besar dengan berbagai karakter, ketrampilan dan tingkat intelegensi yang berbeda-beda. Kami selalu bercerita satu sama lain tentang kegiatan-kegiatan kami masing-masing. Dan sampai hari ini pun kebersamaan itu alhamdulillah masih terjaga walau kedua orang tua kami telah tiada. Grup chat menjadi ajang silaturahim. Berbagai topik selalu menjadi bahan komunikasi untuk terus menjaga hubungan antar keluarga. Pun biasanya seputaran kuliner sih..hehehe

Atam di ruang kerja

Sebagai anak tengah dari 7 bersaudara, saya bisa dibilang hidupnya lumayan enak. Bagaimana tidak, nyaris sebagai anak tengah cuek tapi peduli pada keluarga. Jadi nggak ada kata berat ringan pun juga nggak ya tengah tengah aja, biasa aja. Berbagai pekerjaan rumah kami handle bersama - sama. Jadi dari cuci baju sampai ngepel udah ada pembagiannya. Siapa dapat apa dan kalau bosen boleh tukeran ha ha ha. Saya mah  spesialis tugas ngepel dan nyiram tanaman. Maklum udah passionnya. Ha ha ha.

Dari sekian kakak yang saya miliki, ada seorang kakak yang sangt berjasa dalam membantu saya terutama dalam mata pelajaran menggambar. Yes, saya paling nggak bisa yang namanya gambar,hahahaha. Mas Atam, demikian nama panggilannya di rumah. Kakak saya ini super duper ahli banget kalau urusan gambar menggambar. Coret sana coret sini, jadi deh...Kalau saya ada tugas menggambar, sudah pasti langsung saya serahkan ke ahlinya tapi dengan catatan : "jangan cakep2 ya mas, nanti ketauan kalau dibikinin" ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚

Pernah satu saat mas Atam buat geger seisi rumah. Heboh kegirangan saat tau salah satu karikatur yang dikirimkan ke media cetak ditayangkan. Ya, kakak saya ini mencoba mencari uang sendiri dengan mengirimkan karikatur ke beberapa media cetak. Kalau ada yang tayang,artinya akan dapat bayaran alias honor. Dan saya  yang sering diajak untuk ambil honor. Setelah honor diambil, biasanya saya dan mas Atam mampir ke toko buku dan beberapa buku ceritapun berhasil saya bawa pulang.๐Ÿ˜˜

Aktivitas Atam

Sekarang kakak saya ini sudah berumah tangga dan dikarunia seorang anak laki-laki yang pintar di ilmu eksakta. Sebagai pemimpin keluarga, mas Atam bisa dikatakan jadi sosok imam yang sangat baik untuk keluarganya. Agama selalu menjadi pedoman hidup. Di sela-sela kegiatan bekerjanya, sholat selalu menjadi hal yang utama. Saat berada di luar rumah, kebetulan mas Atam punya usaha percetakan di rumahnya, jelang waktu sholat, hal yang selalu dilakukan adalah mencari masjid terdekat๐Ÿ˜Š. Sholat selalu diusahakan dapat dilakukan secara berjamaah. Selain itu, kakak saya inipun termasuk suami siaga lho...siap membantu pekerjaan rumah tangga seperti nyapu dan ngepel๐Ÿ˜˜

Begitu pula di lingkungan rumahnya. Mas Atam dikenal sebagai pribadi yang menyenangkan serta supel bergaul. Aktif juga mengikuti kegiatan kemasyarakatan dan pengajian serta kegiatan-kegiatan memperingati hari besar dalam Islam. Kontribusinya sesuai keahliannya. Mendesign dan menggambar spanduk informasi seperti Sholat Idul Fitri adalah contohnya.

Atam bersama keluarga

Sebagai muslim yang taat, umroh dan haji pasti menjadi idaman, begitu juga dengan mas Atam. Keinginan untuk dapat berangkat umroh dan atau haji menjadi salah satu cita-citanya. Kalau mendengar ada tetangga, teman atau saudara yang baru pulang dari umroh atau haji, cerita pengalaman mereka menjadi perhatiannya. Antusia bertanya ini itu. Katanya biar kalau nanti kesampaian, sudah tau ilmunya ๐Ÿ˜ƒ. Mas Atam selalu merindukan dapat bersujud di depan kiblat muslim seluruh dunia. Semoga apa yang diidam-idamkan dapat terwujud dengan segera. Aamiin ya Rabbal alamin...

Kilau Permata dari Timur untuk Indonesia

 

Keragaman budaya Indonesia sudah tidak terbantahkan lagi. Mulai dari hasil kerajinan tangan, makanan khas hingga pertunjukan seni budaya. Dunia bisa dikatakan sudah familiar dengan batik, wayang, rendang bahkan tempe. 

Tetapi bagaimana dengan kita sebagai bangsa Indonesia sendiri? Sudahkah kita bangga dengan seluruh kekayaan budaya yang kita miliki?






Sebagai bangsa yang dikaruniai kekayaan budaya yang sangat melimpah, sudah seharusnya kita sebagai pemiliknya selalu dan harus terus berupaya untuk melestarikannya. Rasa bangga menjadi bangsa Indonesia menjadi titik tumpuan awal. 

Banyak peran yang bisa kita ambil dalam usaha melestarikan keragaman budaya. Mulai dari peran aktif seperti menjadi produsen barang-barang kerajinan, atau menjadi penjual berbagai kerajinan khas Indonesia, atau peran yang bisa dikatakan termudah adalah berperan sebagai pengguna (consumer). Kita tinggal memilih peran mana yang bisa kita ambil yang tentunya disesuaikan dengan kondisi masing-masing.


Kain daerah menjadi salah satu kekayaan budaya Indonesia. Bisa dikatakan semua daerah memiliki kain khasnya. Songket dari Palembang, Batik dari Jawa dan Tenun dari wilayah timur merupakan beberapa contoh. Berbicara tentang tenun, wilayah timur Indonesia seperti Flores, Sumba, Timur dan Alor dikenal sebagai penghasil tenun dengan keindahan corak, motif dan warnanya yang khas. 

Pemerintah melalui kegiatan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) yang mulai dicanangkan tahun 2020 yang lalu, kembali mengadakan acara yang sama dengan mengusung kekayaan tenun dari wilayah Timur Indonesia ini. Bukan hanya hasil kerajinan saja yang diangkat dalam Gernas BBI tahun 2021 kali ini, namun strategi penjualan melalui digitalisasi menjadi penekanan di dalamnya.

Era digital sudah masuk ke semua kegiatan manusia. Penjualan online menjadi kebutuhan dalam upaya menggenjot peningkatan penjualan barang-barang hasil UMKM. 



Gerakan nasional #BanggaBuatanIndonesia mengajak masyarakat untuk beli dan bangga akan karya anak bangsa juga sebagai upaya untuk menyelamatkan UMKM agar berhasil bangkit dan mampu melalui masa sulit pandemi Covid-19. 

Kegiatan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang mengusung tema "Kilau Digital Permata Flobamora (Flores, Sumba, Timor, dan Alonr) puncak acaranya diselenggarakan pada hari Jumat, 18 Juni 2021, pukul 08.00 WITA besok di Puncak Waringin, Labuan Bajo, NTT.

Acara puncak Gernas BBI Kilau Digital Permata Flobamora tersebut dilaksanakan dalam bentuk forum tatap muka (offline) dan online melalui aplikasi Zoom dan akun YouTube Ditjen IKP Kominfo, serta disiarkan juga secara live di TVRI, Metro TV, iNews TV, dan radio RRI.

Menteri Kominfo bapak Johnny Gerard Plate mengatakan "Masyarakat kita konsumtif, suka membeli dari pada membuat, gengsi selalu menganggap produk luar lebih oke.



Kemampuan mengkapitisasi produk lokal harus dan selalu harus merasuki pikiran kita. agar setiap saat kita mencintai produk Indonesia. karena nggak bisa dipungkiri di era digital semua akses terbuka, nggak perlu ke toko cukup pesan saja secara online.

Digitalisasi nggak bisa di hindari lagi. Jadi saatnya kita bangkit dari keterpurukan akibat covid 19. Virtual expo Flobamora  dibuat bukan hanya  untuk mendongkrak  penjualan tetapi juga untuk menghargai umkm yang jadi  tulang punggung bangsa dan kita harus berikan apresiasi yang tinggi saat covid ini. Dari NTT untuk indonesia."




Gerakan ini bertujuan untuk mendorong national branding produk lokal unggulan, dan menciptakan industri baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Gerakan yang merupakan bagian dari program percepatan transformasi digital dan industri kreatif nasional ini juga mendorong para pelaku UMKM untuk masuk ke ekosistem digital.

Nah kalau kamu mau melihat 1000 lebih produk dari 100 umkm yang ada di pameran virtual expo Permata Flobamora, kamu masuk saja ke kilaudigitalflobamoradotid dengan HP, laptop atau PC lalu pilih menu dan masukan nama, email dan hp kamu. Nah kamu akan masuk deh di lobby virtual expo. Cobain deh, sensasi belanja yang seru layaknya belanja langsung. Kamu tinggal pilih aja mau fashion atau craft. 



Semoga dengan adanya digital Flobamora ini kita akan akrab dengan produk buatan dalam negeri. Ketika makanpun kita bisa mengatakan makanan ini enak tapi tidak seenak buatan Indonesia. Kopi ini enak ya tapi tidak senikmat kopi colong dari manggarai timur...Nusa Tenggara Timur.


Pengajuan Kartu Kredit Online, Solusi Memenuhi Kebutuhan di Masa Pandemi






Segala hal yang bersifat cashless dan online bukan lagi hal asing dan bisa dibilang sudah menjadi bagian dari keseharian kita semua. Apalagi di tengah masa pandemi sekarang ini di mana kita harus dan diharuskan untuk selalu menjalankan protokol kesehatan agar tidak terpapar virus covid 19. Pemenuhan kebutuhan hidup mulai mengalami pergeseran di mana bila sebelumnya transaksi online kebanyakan ditujukan untuk kebutuhan sekunder seperti pakaian, sepatu, tas dan furnitur. Sejak pandemi ini, pemenuhan kebutuhan primerpun banyak dilakukan orang secara online. Namun yang jadi masalah bagaimana kita bisa memenuhi semua kebutuhan tersebut agar tidak mengganggu cashflow keuangan keluarga, apalagi di tengah kondisi pandemi seperti sekarang. Saat ini, bagi yang belum memiliki kartu kredit atau ingin menambah kartu kredit, kartu kredit  menjadi salah satu solusinya. 

Dok. Google

Gak perlu lagi hunting ke website bank satu per satu untuk cari info tentang kartu kredit yang diterbitkan. Hanya dengan mengklik www.cekaja.com, segala hal yang berkaitan dengan kartu kredit dengan mudah kita dapatkan. Bekerja sama dengan banyak bank besar membuat kita bisa memilih kartu kredit apa yang sesuai kebutuhan bahkan lifestyle kita. Bagi yang hobi travelling bisa memilih kartu kredit perjalanan atau bagi para wanita yang hobi belanja, ada juga lho kategori kartu kredit wanita. Masih banyak kategori lainnya yang bisa dipilih. 

CekAja.com adalah portal layanan informasi dan perbandingan yang netral dan terpercaya untuk membantu masyarakat Indonesia membuat keputusan finansial yang cerdas. 

Mengapa CekAja? Selain yang telah disinggung di atas, berbagai info promo menarikpun diberikan oleh bank penerbitpun bisa kita dapatkan di sini. Mau tanya-tanya dokumen yang dibutuhkan untuk pengajuan kartu kredit atau syarat-syarat pengajuan kartu kredit termasuk biaya dan besarnya suku bunga, semua lengkap disajikan di CekAja. Update berita terbaru seputar dunia kartu kredit dan berbagai tips maupun perkembangan kartu kredit ada semua di sini. 

Konsep CekAja.com dibuat pada November 2013. Sementara itu, pengembangan situsnya dimulai pada Januari 2014 dan kemudian diluncurkan pada April 2014. Penggunanya dapat melakukan segala hal secara daring, mulai dari membandingkan berbagai produk keuangan hingga mengisi formulir pengajuan. 

CekAja.com merupakan situs marketplace produk keuangan dan investasi yang menawarkan berbagai kartu kredit, Kredit Tanpa Agunan (KTA), asuransi, pinjaman untuk Usaha Kecil Menengah (UKM) hingga investasi, contohnya reksa dana. CekAja.com beroperasi dengan izin dan pengawasan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia. Dengan memiliki teknologi perbandingan dan aplikasi terkini, CekAja.com memberikan pilihan produk finansial dan asuransi secara cepat, mudah, dan singkat. Hanya dalam sebulan setelah peluncuran pada April 2014, CekAja.com sudah berhasil mendapatkan ribuan customer. Hal ini membuktikan bahwa apa yang ditawarkan CekAja.com adalah sebuah solusi bagi banyak orang. 

Melalui CekAja.com, masyarakat dapat melakukan semuanya secara online, mulai dari membandingkan berbagai produk keuangan hingga mengisi formulir pengajuan. Perusahaan juga menawarkan layanan call center. Masyarakat cukup memilih produk dan mengajukannya melalui CekAja.com. Setelah itu, pengajuan diteruskan oleh CekAja.com ke beserta kelengkapan administrasinya hingga tahap akhir persetujuan ke perusahaan asuransi, bank atau manajemen aset. 


Jadi bagi kamu yang ingin punya atau mau menambah kartu kredit, klik CekAja https://www.cekaja.com/kartu-kredit

Ibu, Rumah Tangga, dan Keuangan

Pasti kita sepakat dong ya kalau ketiga kata di atas punya hubungan yang sangat erat, punya keterkaitan secara terus menerus, punya hubungan timbal balik, sebab akibat yang tidak hanya mempengaruhi si pelaksana yaitu ibu, tetapi berpengaruh ke semua anggota keluarga yang ada. Seorang ibu adalah menteri keuangan domestik yang dituntut punya keahlian dan pengetahuan untuk mengatur keuangan rumah tangganya. 


Seorang Ibu yang bijak dalam mengatur keuangan rumah tangga bukan dilatarbelakangi oleh level pendidikan formal yang dimilikinya. Namun hanya memerlukan sebuah pemahaman yang sangat sederhana yaitu prioritas. Kemampuan membedakam mana kebutuhan yang penting atau mendasar atau rutin dengan kebutuhan yang berhubungan dengan self-esteem atau want adalah kunci agar keuangan rumah tangga bisa memenuhi semua kebutuhan yang ada. Sangat sederhana. Namun pada prakteknya seringkali berbeda. Kebiasaan kebanyakan para ibu memegang uang dalam bentuk cash/uang tunai menjadi salah satu faktor. 


Di zaman yang serba modern seperti saat ini di mana digitalisasi bisa dikatakan sudah merambah hampir semua sektor kehidupan, rasanya koq ya jadul banget kan kalau kita masih bertransaksi secara tunai. Selain adanya risiko kehilangan, risiko lain yang sulit terhindarkan adalah keinginan untuk memakainya. Bila kita memakai jasa lembaga keuangan seperti bank untuk membantu mengatur keuangan rumah tangga kita, dapat dikatakan ini menjadi salah satu cara agar kita bisa disiplin dalam menggunakan uang. Seperti yang dikatakan mba TSara dari Amar bank " Marilah kita mulai bersama bijak dalam merencanakan keuangan termasuk bagi para ibu rumah tangga. Selain itu, dengan memiliki rekening di bank, segala pemasukan dan pengeluaran (penarikan) ada catatannya. Jadi istilah anak zaman now bisa juga dipakai oleh para ibu nih. Jadilah ibu jaman now yang selain pintar memasak dan beberes rumah, pintar juga mengatur keuangan. 

Pertanyaannya kemudian apakah kita boleh meminjam dana misal untuk nambah penghasilan? Karena dalam sikon seperti ini dimana banyak perusahaan yang terpuruk bahkan tutup dan PHK juga menimpa sebagian teman-teman kita maka usaha sampingan adalah solusi? Sangat boleh, kata bang Aidil Akbar seorang Financial Planner. Asal tempat kita meminjam dana tersebut sudah terpercaya, reputable, terdaftar di OJK, Ada di platform (google playstore/ios) Hati-hati pinjol ilegal. Kesehatan tubuh penting tapi kesehatan keuangan juga penting apalagi dalam sikon pandemi ini kita harus bisa membedakan antara kebutuhan (sandang pangan papan) dan keinginan. Pakaian adalah kebutuhan tapi mau punya baju 1 lemari adalah keinginan. 

Jangan lupa untuk selalu menabung, karena kita nggak tahu apa yang akan terjadi ke depan. Jadi tabungan beres baru kita mulai berfikir untuk investasi deh bisa emas, reksadana atau usaha. Bisa usaha makanan atau manfaatkan kendaraan yang ada untuk menambah penghasilan. Nah ada kabar baik nih moms, 8 dari 10 wanita di Indonesia sudah atau mau mempunyai usaha sendiri, karena sebelumnya hambatan yang ada adalah mulai dari mana? Kurang percaya diri dan modal belum ada nih. Nah gaes semoga dari oleh-oleh Webinar saya bersama ISB, Financial planner juga tunaiku pinjaman online dari Amar Bank, hari Sabtu 20 Maret 2021 kemarin, bisa menjadikan kita khususnya para ibu tetap bisa survive ya pun sikon pandemi ini. Kalau nggak mulai sekarang pandai mengelola keuangan, lantas kapan ya? Salam hangat