Mazaya White Treatment Facial Wash & Massage Dalam Satu Kemasan

0


Punya wajah kering ditambah panas matahari yang lumayan menyengat akhir-akhir ini, bikin kulit kering rasanya nggak enak ya?

#AksiSehatCeria Rutin Donor Darah Bikin Kita Sehat


Hai hai sehat selalu ya

Saya ingat pertama kali melakukan #AksiSehatCeria donor darah itu ya nggak sengaja. Ketika satu malam ibu mertua saya yang drop, butuh darah. Saya, dan suami saat itu, juga sepupu-sepupu bergegas ke PMI (Palang Merah Indonesia) yang berada di jalan Kramat Raya Jakarta Pusat untuk mencari darah sekaligus ikut cek kesehatan juga sebelum di ambil darahnya.

Ponsel Lenovo K9 Bikin #CintaLamaBersemiKembali



Handphone yang saya pakai sekarang ini udah nggak mengakomodir lagi cameranya untuk menunjang saya bekerja. Hasilnya Buram nggak cemerlang.  Padahal foto-foto dalam kegiatan liputan ini akan menjadi pelengkap tulisan dalam blog.


Susu Kental Manis Bukan Susu Tidak Boleh Diakui Sama Dengan Susu



Menurut Asosiasi Pengguna Jasa Internet Indonesia (Apjii) Orang Indonesia 141,7 juta sudah terpapar internet artinya mereka mengkomsumsi apa-apa yang ada di media internet. Nah ketika di televisi begitu ketat peraturannya, iklan yang menyesatkan kemudian pindah ke media internet. Apakah di media internet dibolehkan? Mungkin nggak tersentuh UU ITE sebagai penyebaran kebohongan (hoax). Seperti halnya SKM (Susu Kental Manis) jelas-jelas adalah bukan produk susu, nggak boleh di akui sama dengan susu. Berbagai analognya di sebar dimana-mana. Bohongkah ini?

#KonsumenbicaraSKM [dok ibu Eni Saeni]

Pertanyaan ini menjadi diskusi yang menarik pada Forum Blogger Kesehatan "Mengawal Kebijakan BPOM Demi Wujudkan Konsumen Cerdas" yang berlangsung pada hari Senin 8 Oktober 2018 bertempat di Upnormal Coffee Roaster, Menteng Jakarta Pusat.

Untuk mencegah kesalahan persepsi dalam penggunaan Susu Kental Manis (SKM), akibat tampilan dalam label dan iklan SKM, maka pada tanggal 22 Mei 2018 Badan POM telah menggeluarkan Surat edaran yang ditujukan kepada seluruh produsen/importir/distributor SKM menegaskan tentang label dan iklan SKM.

4 Point Larangan Pada Iklan dan Label :
  • A.Dilarang menampilkan anak-anak berusia di bawah 5 (lima) tahun
  • B.Dilarang menggunakan visualisasi bahwa produk Susu Kental dan analognya (kategori pangan 01.3) disetarakan dengan produk susu lain sebagai penambah atau pelengkap zat gizi. Produk susu lain, antara lain susu sapi/susu yang dipasteurisasi/susu yang disterilisasi/susu formula/susu pertumbuhan.
  • C.Dilarang menggunakan visualisasi gambar susu cair dan/atau susu dalam gelas serta disajikan dengan cara diseduh untuk dikonsumsi sebagai minuman.
  • D.Khusus untuk iklan, tidak ditayangkan pada jam anak.
kika: mba Tiwi, bu Eni Saeni, bu Eni Gustina, kang Maman [dok panitia]

Hadir pada forum ini Direktur Kesehatan Keluarga, Direktorat Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI, Dr. Eni Gustina MPH. Peneliti LBH Jakarta, Pratiwi Febry dan Pengamat komunikasi dan konsultan media, Eni Saeni, S.I.Kom, M.I.Kom dan moderator kang Maman.

"Pada point B dan C ini yang banyak di langgar. Saya dan tim melakukan penelitian setelah surat edaran Badan POM keluar. Sebenarnya postingan-postingan seperti apa yang dimunculkan oleh produsen. Di label sudah berubah bukan lagi Susu Kental Manis, tetapi sudah menjadi Kental Manis saja. Tetapi visualisasi  yang di tampilkan pada label kita masih melihat anak yang memegang gelas berisi susu. Jadi pesan yang ingin disampaikan adalah anak mengonsumsi produk ini dengan menggunakan gelas.



#KonsumenbicaraSKM [dok ibu Eni Saeni]


Sampai sejauh ini kita masih melihat label-label anak bawa gelas, ada gambar susu warna putih dalam gelas. Ini kami beli satu minggu yang lalu. Meskipun sudah disebut Kental Manis. Indomilk juga sama. Pun juga yang dalam bentuk sachetan, gambar anak pegang gelas. Frisian Flag bahkan selain orang dewasa pegang susu ada cara penyajian dengan gelas. Jadi pesan yang ingin disampaikan produk ini bukan tambahan untuk makanan. ( Baca juga : Waduh, ternyata tidak semua susu baik untuk anak kita

#KonsumenbicaraSKM [dok ibu Eni Saeni]


Dari kemasan besar hingga kemasan sachet, iklan yang ditampilkan adalah susu ini untuk diminum, bukan untuk tambahan makanan atau minuman . Memang sudah ada saya lihat Fsian Flag yang Cocopandan tidak lagi menampilkan susu tapi tambahan untuk makanan. Nah seharusnya ketika surat edaran itu ada, labelnya itu sudah harus diganti. Bahkan di website dan akun media sosialnya masih bersliweran. Jadi pesan saya untuk BPOM segeralah mulai mengawasi produk-produk yang masih ada di luar. Dan beri teguran karena masih ada waktu sampai 22 November 2018. Karena 6 bulan setelah surat edaran dikeluarkan itu adalah batas waktunya untuk semua produsen. Dan ini  harus dipatuhi kalau nggak patuh harus ada punishment" kata Pengamat komunikasi dan konsultan media, Eni Saeni, S.I.Kom, M.I.Kom.


#KonsumenbicaraSKM [dok ibu Eni Saeni]

Ini adalah kepiawaian dalam berkomunikasi, produsen pinter betul. Karena bisa saja produsen berkelit "saya nggak pernah nyebut lagi susu kok, tulisannya kental manis. Bahasa inggrisnya kental manis adalah Full cream. Nggak ada milknya lagi memang. Ini sudah pinter-pinternya berkomunikasi karena kata susunya hilang. Semuanya sama ya kalau kita lihat dari contoh-contoh hasil penelitian bu Eni. Seperti Kental Manis Cokelat, nggak ada susu kok. 

Tetapi begitu kita lihat secara detail.seperti kental manis cocopandan misalnya, kita bisa lihat supaya nggak terbohongi. berapa persen gula berapa persen susu.Ini yang harus kita perhatikan agar jadi konsumen cerdas.

"Kalau kita lihat ini bukan 2 hal yang sama yang diatur. Tapi BPOM mengatur 2 hal yang berbeda. Yang pertama 2016 mengatur Susu Kental Manis termasuk dalam kategori Susu. Tapi 2018 tentang label dan iklan produk susu kental dan analognya. Meskipun kalau kita memang jeli melihatnya susu SKM itu bukan termasuk sebagai penambah atau pelengkap zat gizi. Dan bukan juga sama seperti produk susu lain (susu sterilisasi, pasteurisasi, formula) Artinya pada tahun 2016 Susu Kental Manis masih dikategorikan susu jadi tidak bertentangan. Karena kita tidak dapat menggunakan azas "jika ada aturan baru maka aturan yang lama tidak berlaku". Karena yang baru tidak mengatur sesuai dengan yang lama. Ini aturan baru, soal iklan saja"Peneliti LBH Jakarta, Pratiwi Febry.

#BloggerBicara #KonsumenBicaraSKM [dokpanitia]

Aktivis kesehatan "Ketika saya tahu ini bukan susu, saya marahnya luar biasa. Karena ayah saya dulu adalah PNS yang dapat jatah Susu Kental Manis satu keluarga dan orang tua meninggal karena diabetes. Saya nggak tahu apa ada hubungannya. Karena konsumsi gula dalam jangka waktu lama. Saya ingin pemerintah cepat bertindak jangan masyarakat di buat bingung. Saya melihat usia-usia muda kena diabetes. Melalui Posyandu juga belum tentu jalan kalau bukan program dari pemerintah. Baca : Peran penting keluarga dalam masalah gizi


#KonsumenbicaraSKM [dok ibu Eni Saeni]

Susu adalah produk hewan, Kalau ada yang ngaku-ngaku susu tapi bukan produk hewan karena isinya 60 % adalah gula. Maka mari kita simpulkan dengan cerdas. Anak yang menjadi bintang iklan untuk produk yang bukan susu, patut dipertanyakan. Bagaimana ini? Ana-anak juga banyak yang mengalami obesitas. Apakah ada hubungannya dengan Susu Kental Manis? Pertanyaan-pertanyaan ini dapat terjawab dengan baik asal kita sebagai masyarakat jeli untuk mengetahui kandungan satu produk. Yang di edukasi juga di gugah kesadarannya maka edukasinya akan sampai. Bahwa Susu Kental Manis bukan susu dan tidak bolaeh di akui sama dengan susu.

#BloggerBicara #KonsumenbicaraSKM [dok ibu Eni Saeni]


Susu Kental Manis sasarannya adalah kelas ekonomi menengah ke bawah. Coba kita perhatikan tulisan yang kecil pada kemasannya dengan seksama. Perlu kaca pembesar untyk membacanya. Maka banyak orang abai tentang hal ini.

Pada perusahaan-perusahaan besar sebenarnya banyak yang sudah menerapkan aturan-aturan dalam internal perusahaannaya. Karena bisa saja seperti ada yang bilang bukan produsennya yang salah, jangan-jangan yang salah adalah agent pariwaranya yang di pakai. Tetapi kan as long as you agree with the idea. Kalau anda setuju dengan gagasan itu berarti anda terlibat di dalamnya.

Jadi yuk! Semua berpartisipasi. Menyuarakan bersama yang mengaju pada surat edaran BPOM pada tanggal 22 Mei 2018 yang jelas-jelas mengatakan susu kental manis dan analognya tidak identik dengan susu sapi, susu sterilisasi, susu pateurisasi, susu formula, susu pertumbuhan.

Karena partisipasi masyarakat adalah kekuatan yang maha dahsyat.











   










The Sacred Riana in Action on Movie Animation Park Studios




Sosok mentalis Riana yang di kenal dengan penampilan wajah pucat tertutup dengan sebagian rambutnya itu melintas di samping saya yang duduk di deretan depan dalam ruangan di Kedai Kopi 89 Kemang, Jakarta Selatan. MC berteriak takut dan urung mendekat pada perempuan yang pernah memenangkan Asia Got Talent 2017. 

Apoteker Ternyata Bukan Hanya Orang Yang Meracik Obat

Tanggal 25 September 2018 kemarin diperingati sebagai "World Pharmacist Day" Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), Young Pharmacist Grup Indonesia, Gema Cermat Program, DaGuSiBu program, Blogger dan Media hadir dalam kegiatan Gathering Blogger and Journalist "Be Smart an Fun with Pharmacists" yang bertempat di Sekretariat IAI, Jakarta Barat.


Solusi Sakit Maag Agar Kamu Dapat #NikmatiHarimu Dengan Kopi





Solusi Sakit maag agar kita dapat menikmati hari dengan kopi ada nggak sih? Pertanyaan ini banyak ditanyakan teman-teman Blogger ketika menghadiri acara bersama MB Communication dan PROMAG yang bertempat di Cafe Liberica Pasaraya, Melawai Kebayoran Baru Jakarta Selatan. Kamis, 27 September 2018.