7 Kehebatan Perut Yang Membuat Si Kecil Nyaman Aman



Sebagai mobile work, saya diuntungkan oleh jam kerja yang bisa saya atur senyaman mungkin. Kadang saya masih bisa mengantar anak ke sekolah atau bahkan mengajaknya terlibat langsung dalam pekerjaan saya, ketika satu hari saya melakukan liputan produk susu misalnya.
[dokpri]

Ibu,balita dan susu adalah suatu hubungan yang kait mengait. Betapa tidak, sejak si buah hati lahir ASI lah yang menjadi asupan makanan pertamanya. Istilah ASI eksklusif pun muncul untuk menggambarkan betapa pentingnya susu Ibu untuk tumbuh kembang si kecil dalam 6 bulan di awal kehidupannya. 

Alfacart.com Bikin Belanja Online di Alfamart jadi Dekat


Yang namanya alfamart itu banyak banget ya sekarang ini. Bisa di bilang setiap beberapa meter saja kita sudah ketemu lagi dengan alfamart. Saya yang tinggal di perbatasan antara Ciganjur dan Depok juga gampang banget untuk menemukan mini market ini. Yang tentu akan memudahkan kalau kita ingin berbelanja berbagai kebutuhan  rumah tangga.

7 Kekwatiran Berlebihan yang dialami Ibu baru, Mitos atau Fakta?



Begitu dulu dinyatakan positif hamil, bahagia banget saya. Bagaimana nggak, 9 bulan kemudian akan hadir sosok buah hati kecil yang semakin melengkapi kehidupan rumah tangga kami.

Saking bahagianya, saya langsung telpon ibu dan mengabarkan tentang kehamilan tersebut. Dan ibu pesan juga bahwa kehamilan bagi perempuan sangat personal. Beda perempuan beda kondisinya ketika menjalaninya. "Jadi kamu yakin dan percaya jangan suka dengar yang nggak-nggak tanpa logika" kata ibu. "Begitu juga saat anak lahir nanti dan kamu sudah jadi ibu, jalani aja dengan ikhlas dan gembira penuh kasih sayang pada anak"tambah ibu.

Maklum masih banyak terdengar hal-hal yang katanya akan dialami seorang ibu setelah si kecil lahir. Sayangnya, beberapa diantaranya malah dilebih-lebihkan.

Entah benar atau tidak, sebaiknya kita harus bisa membedakannya. Contohnya seperti apa sih?

Berdasarkan sumber whattoexpect.com, qupas sudah merangkumnya seperti ulasan berikut ini. Yuk intip!

1. Jam tidur yang hampir 100 persen berkurang

7 Kekhawatiran Berlebihan Ini Dialami Ibu Baru, Mitos atau Fakta?
growingyourbaby.com
Ada yang mengatakan kalau setelah menjadi seorang ibu, wanita akan sulit tidur. Ya, ini memang tepat 100 persen. Siap-siap saja kalau pola tidur Bunda sudah semakin tidak teratur. Apalagi setiap malam akan ada saja gangguan yang membuat Bunda tidak sempat memejamkan mata. Jadi jangan heran kalau Bunda akan memiliki kantung mata karena kurang istirahat.

Meski begitu, Bunda tetap wajib menjaga kesehatan. Coba saja curi waktu dengan memejamkan mata ketika si kecil juga sudah terlelap meski hanya beberapa menit. Konsumsi makanan bergizi serta banyak minum air juga perlu Bunda tingkatkan agar tubuh tetap prima.

Seiring berjalannya waktu, Bunda nggak perlu khawatir lagi soal jam tidur. Sebab si kecil akan beradaptasi untuk tidur lebih lama, terutama saat malam hari.

2. Bayi akan menangis sepanjang malam


7 Kekhawatiran Berlebihan Ini Dialami Ibu Baru, Mitos atau Fakta?
                                 
babycenter.com


Bayi menangis untuk berkomunikasi. Inilah cara si kecil memberi tahu Bunda apa yang ia butuhkan.

Tapi dengan menggunakan naluri seorang ibu dan membaca apa arti dari tangisan si kecil, semua bisa Bunda atasi. Jadi percayalah, Bunda pasti bisa memahami apa yang sebenarnya si kecil butuhkan.
Saat si kecil menangis secara tiba-tiba dan tidak terkendali selama beberapa jam tanpa henti, bisa saja ada yang salah dengan tubuhnya.

Meski hal ini disebabkan karena sakit perut atau masalah medis lain, cobalah untuk menghubungi dokter tanpa rasa panik ya, Bun!

3. Bunda akan tinggal di rumah selama berminggu-minggu

Pasca melahirkan, seorang ibu akan sulit ke luar rumah selama berminggu-minggu, bahkan sampai bulanan. Pernah mendengar hal ini? Memang akan menjadi hal sulit untuk ke luar rumah saat si kecil baru lahir ke dunia. Mungkin akan terasa bosan, tapi hal ini juga demi kebaikan si kecil. Terlebih lagi ada banyak risiko yang bisa terjadi pada bayi baru lahir yang daya tahan tubuhnya masih kurang optimal.

Bisa saja si kecil terpapar bakteri dan kuman sehingga ia akan sakit. Tentu Bunda tidak mau hal ini sampai terjadi kan?

Meski begitu, kalau Bunda sudah yakin telah memberikan perlindungan maksimal pada si kecil, bukan jadi masalah untuk membawanya menghirup udara segar di pagi hari.

Tapi pastikan kalau kondisi tubuh si kecil dalam keadaan sehat juga ya, Bun!

4. Pakai make up dan mengenakan pakaian rapi hanyalah mitos?


7 Kekhawatiran Berlebihan Ini Dialami Ibu Baru, Mitos atau Fakta?
thebodyisnotanapology.com


Ya, bisa jadi Bunda memang tidak akan sempat merias diri atau bahkan hanya untuk mandi. Sibuknya mengurus bayi baru lahir memang akan membuat kehidupan Bunda berbeda nyaris 180 derajat. Meski begitu, sebaiknya Bunda minta bantuan Ayah, keluarga atau pengasuh untuk menjaga si kecil sementara waktu.

Gunakan waktu beberapa menit saja untuk mandi supaya badan tetap segar. Sebab hal ini akan membuat Bunda lebih semangat lagi untuk kembali menjaga si kecil.

Jadi jangan sampai malas mandi meski pada akhirnya tampi tanpa make up ya, Bun!

5. Waktu cepat berlalu, tiba-tiba si kecil sudah akan masuk kuliah

Mungkin Bunda pernah mendengar nasihat atau kata-kata seperti, "Waktu cepat berlalu, jadi nikmati setiap saat. Dalam sekejap mata, bayimu akan menuju ke perguruan tinggi!"Terdengar sepele, tapi sebenarnya hal ini mustahil terjadi. Apalagi kalau terjadi pada seorang ibu yang baru melahirkan, dimana ia masih harus melakukan tugas-tugas barunya.

Misalnya seperti menyusui, mengganti popok, menenangkan si kecil saat menangis dan lain sebagainya. Bagi seorang ibu, pasti saat-saat ini waktu terasa terhenti. Bukannya malah berjalan cepat, justru malah terasa lambat. Bukannya langsung ke perguruan tinggi, tapi si kecil masih akan menjalani masa tumbuh kembang mereka.

Jadi bisa dikatakan kalau kalimat tersebut terlalu dilebih-lebihkan. Setuju?

6. Mata Bunda selalu tertuju pada si kecil, sementara ayah terlupakan


7 Kekhawatiran Berlebihan Ini Dialami Ibu Baru, Mitos atau Fakta?
                         sassymamahk.com


Katanya, begitu si kecil lahir ke dunia, mata Bunda hanya tertuju pada anak. Sementara ayah akan terlupakan. Bisa jadi kata-kata ini bisa memicu rasa takut yang berlebih pada pasangan baru menikah dan belum punya anak. Sebenarnya kata-kata tersebut bisa dibilang sangat berlebihan sih. Meskipun ada sedikit fakta.

Bunda atau Ayah tentu bisa memahami dengan hadirnya anggota baru dalam keluarga. Jadi tugas baru sebagai orang tua akan bertambah.

Supaya romantisme dalam rumah tangga tidak memudar, sekali-kali luangkan waktu berdua dengan pasangan ketika si kecil terlelap.


7. Aroma popok bayi selalu harum bagi Bunda

Pernahkah mendengar kalimat kalau popok bayi si kecil akan selalu harum bagi Bunda? Kalau iya, berarti orang yang mengatakannya terlalu berlebihan. Bagaimana bisa popok berisi kotoran akan terasa harum? Meskipun popok tersebut milik si kecil sendiri. Jadi abaikan saja kalimat ini kalau ada yang mengatakannya.

Mungkin kalimat ini hanya untuk menggambarkan betapa bahagianya kalau sudah menjadi seorang ibu. Tapi kenapa harus menggunakan istilah popok ya?

Apapun perumpamaannya, hadirnya si kecil akan membuat hari-hari Bunda lebih berwarna. Setuju?

Nah, itulah beberapa kalimat yang bisa menyebabkan rasa khawatir pada ibu baru. Sebagian memang fakta, tapi ada pula yang justru terlalu berlebihan.

Jadi sebagai seorang ibu baru atau bagi yang masih menunggu hadirnya si kecil, sebaiknya Bunda tidak langsung percaya begitu saja.

Hal yang Harus Anda Perhatikan Saat Membeli Meja Kantor



Meja merupakan peralatan yang sangat penting dimiliki oleh setiap perusahaan atau kantor. Memang tidak semua perusahaan mengharuskan karyawannya bekerja di meja kantor, setiap perusahaan memiliki lingkungan kerja yang berbeda-beda, baik itu lingkup yang santai atau formal.

Untuk kantor yang benar-benar formal, meja sangatlah penting untuk meningkatkan kualitas kerja para karyawannya, apalagi bidang atau divisi yang membutuhkan meja untuk keperluan pekerjaannya. Namun, untuk menunjang performa kerja, ada baiknya anda mempertimbangkan beberapa faktor ketika anda memilih meja kantor.



Dengan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut, anda yang akan memakainya pun akan nyaman bekerja. Berikut beberapa hal yang harus anda perhatikan.

1. Kualitas meja

Setiap meja mempunyai bentuk atau desain yang berbeda-beda, misalnya seperti dilengkapi dengan laci atau rak mini. Jika anda memilih meja yang memiliki laci, pastikan anda mengecek terlebih dahulu apakah lacinya bisa mudah dibuka atau ditutup. Mudahnya dibuka tutup menjadi kenyamanan tersendiri saat karyawan menggunakannya.

Disisi lain ketika anda menutupnya, perhatikan apakah terdapat celah atau tidak. Kalau anda melihat celah berarti kualitas mejanya kurang bagus. Pilihlah yang lain dengan memiliki kerapatan atau tidak ada celah ketika anda menutupnya.

2. Pilih sesuai kebutuhan

Memilih meja kantor juga harus mempertimbangkan faktor kebutuhan. Setiap divisi pekerjaan pasti mempunyai kebutuhannya masing-masing. Contohnya saja seorang sekretaris. Tentu membutuhkan meja yang memiliki banyak laci supaya dokumen-dokumen dapat tersimpan dengan rapi dan aman.

Selain itu untuk divisi IT, pilih meja kerja yang kuat menahan beban komputer. Supaya lebih menghemat ruangan, tidak ada salahnya anda pilih yang terdapat ekstra tempat yang bisa diletakan printer atau CPU. Dengan begitu, ruangannya tidak akan dipenuhi banyak meja untuk printer.

3. Dimensi meja

Selain kualitas meja, hal yang harus anda perhatikan adalah dimensi meja kantor. Jangan sampai anda sembarangan memilihnya karena nanti penggunaannya tidak optimal. Lebih baik anda mengetahui terlebih dahulu ukuran ruangan kerjanya. Anda bisa mengukurnya dengan menggunakan meteran atau alat bantu lainnya.

Pastikan anda mengukurnya dengan tepat supaya saat membeli meja kantor, bisa langsung disesuaikan dan tidak ada kesalahan dimensinya, seperti kekecilan atau kebesaran. Kalau anda membelinya dengan ukuran yang lebih besar dari ukuran ruangan kerja, nantinya ruangan akan menjadi terkesan sempit.

Begitu juga kalau anda membelinya dengan ukuran yang lebih kecil justru membuat anda bingung meletakan perlengkapan kerja di mana. Jadi ukur dan pilihlah dengan tepat.

4. Sesuaikan dengan budget

Setiap perusahaan pasti sudah memiliki budget untuk membeli meja kerja. Sesuaikan dengan budget perusahaan yang sudah diberikan. Kalau memang terbatas, pilih saja yang model minimalis. Sekarang sudah banyak meja minimalis yang bisa melengkapi kebutuhan kerja anda.

Tapi, jika membicarakan mengenai kualitas, pastinya harga sudah berbeda lagi. Kayu yang berkualitas lebih bagus tentu bisa tahan lama atau awet selama beberapa tahun ke depan. Namun, harganya sudah pasti lebih mahal. Walaupun begitu, sekalinya anda membeli meja kantor yang kualitasnya awet, anda tidak perlu lagi membelinya yang baru sampai beberapa tahun lagi.

Pastinya anda tidak perlu repot-repot bolak-balik lagi membeli meja baru karena kayunya bisa tahan lama.

Dari keempat pertimbangan tersebut, sudahkan anda mengetahui tempat anda membeli meja kerja kantor ? Kalau belum, lihatlah arkadiafurniture.co.id terlebih dahulu. Di situs tersebut, anda akan menemukan aneka meja kantor yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan budget anda.

Anda juga bisa memesannya sesuai dengan permintaan perusahaan anda. Harganya? Tentu bisa sebanding dengan apa yang anda dapatkan. Meja dengan kayu berkualitas, desainnya yang modern, dan modelnya yang beraneka macam, tentu membuat anda tidak rugi membelinya di Arkadia Furniture.